Minggu, 16 Agustus 2026

Minuman Beralkohol Dijual Bebas, MUI Medan Bereaksi

Senin, 12 Mei 2014 17:48 WIB
Minuman Beralkohol Dijual Bebas, MUI Medan Bereaksi
Sejumlah minuman mengandung alkohol dijajakan bersama minuman non alkohol lainnya tanpa adanya label khusus di Swalayan Bina Karya, Jalan Karya Jaya, Medan. (Dok)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan bereaksi terkait penjualan minuman beralkohol di sejumlah supermarket dan minimarket di Medan yang belakangan mendapat sorotan tajam dari DPRD Kota Medan.

“Apa yang dilakukan supermarket dan minimarket itu akan merusak kenyamanan konsumen khususnya umat Islam,” ujar Ketua MUI Kota Medan M Hatta di Medan, Senin (12/5/2014).

Untuk itulah, MUI Medan mengimbau umat Islam khususnya di Medan untuk memilih supermarket yang punya sertifikasi halal.

“Kita melihat banyak supermarket tidak memperhatikan permasalahan ini seperti soal labelisasi makanan dan minuman halal dan non halal. Sehingga yang dirugikan adalah masyarakat yang tidak mengetahui,” jelasnya.

Soal minuman beralkohol yang penempatannya disatukan dengan minuman halal lainnya, MUI Medan mengakui terkait permasalahan ini sudah pernah dilakukan imbauan. “Sejak awal kita sudah melakukan imbauan tapi banyak diantaranya tidak dihiraukan,” jelasnya.

Hatta juga mengharapkan peran Pemko Medan sebagai leading sector menjadi pelayan kepada masyarakat. “Harapan kita kepada pemerintah sebagai leading sector seharusnya bisa memberikan pelayanan yang maksimal sehingga tidak terjadi keresahan di masyarakat,” jelasnya. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Ranperda Minuman Beralkohol Kota Medan Dinilai Aneh
Minuman Beralkohol Masih Beredar di Minimarket di Medan, Siapa Bermain?
Perkuat Pengawasan Minuman Beralkohol, SK Walikota Medan Segera Diterbitkan
Muzakarah MUI Medan Diharapkan Hasilkan Masukan Konstruktif Dukung Pembangunan
Gedung MUI Medan Marelan Dibangun
Pemko Medan Diminta Bertindak Tegas Soal Minuman Beralkohol
komentar
beritaTerbaru
hit tracker