Rabu, 15 Juli 2026

Pelayanan Mitsubishi di Medan Mengecewakan Konsumen

Senin, 17 Maret 2014 19:33 WIB
Pelayanan Mitsubishi di Medan Mengecewakan Konsumen
Google
Ilustrasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Pelayanan servis Mitsubishi di Medan dinilai buruk. Hal ini dikatakan salah seorang konsumen Mitsubishi, Aripay Tambunan di Gedung DPRD Medan, Jalan Maulana Lubis, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Senin (17/3/2014). 

Aripay yang juga Anggota DPRD Medan ini mengaku dirinya cukup dirugikan akibat buruknya pelayanan PT Sardana Indah Berlian Motor Mitsubishi di Jalan Gatot Subroto, Medan.  

Dijelaskan Aripay, kekecewaannya bermula saat dirinya ingin menservis mobil Mitsubishi Triton double cabin satu pekan yang lalu. Beberapa hari setelah dirinya memasukkan ke bengkel, dirinya dihubungi pihak Mitsubishi dan mengatakan total dana yang dibutuhkan untuk menservis dan mengganti beberapa onderdil mobil mencapai Rp10 juta. 

Saat itu, Aripay yang sedang berada di luar kota langsung mengiyakan dan meminta agar kendaraaanya segera dikerjakan. Ironisnya beberapa hari kemudian pihak PT Sardana kembali menghubungi dirinya dan mengatakan mobilnya belum bisa dikerjakan dan meminta pembayaran panjar.

"Saat itu saya katakan saya sedang di luar kota dan sedang disibukan dengan kegiatan pencalegan saya. Saya bilang kerjakan saja dulu, jangan khawatir tidak dibayar. Saya juga butuh mobil itu cepat siap karena kendaraan itu saya pakai untuk kegiatan saya di daerah," tegas Aripay.

Saat itu Aripay berharap, pulang dari luar kota mobil sudah selesai diperbaiki. Namun beberapa hari kemudian dirinya malah dipanggil ke Kantor Jalan Gatot Subroto untuk mendengar penjelasan bahwa mobilnya belum bisa dikerjakan karena panjar belum dibayar.

"Di situ saya marah. Kalau cuma menjelaskan soal panjar itu ngapain saya dipanggil. Biasanya saya tukang manggil orang kok saya dipanggil hanya untuk mendengarkan kabar itu. Saya bilang kalau soal panjar, hari ini juga saya lunasi biayanya. Tapi mereka tidak berani menerimanya. Saya kan seperti dipermainkan. Jelas saya sangat kecewa dengan perlakukan ini. Baru di Mitsubishi ini saya tau servis harus pakai panjar," ujar Aripay.

Karena kecewa, Aripay pun mengeluarkan mobilnya dan memindahkannya ke bengkel lain.

"Sudah saya pindahkan ke Sehat Motor dan sudah dikerjakan. Tidak perlu pakai panjar. Kita masukkan ke tempat mereka kan karena kita anggap itu bengkel resmi Mitsubishi. Tapi apa hasilnya, cuma kecewa yang kita dapatkan. Kita tidak ingin kasus yang saya hadapi ini dialami masyarakat lainnya. Makanya kita sudah melaporkan hal ini ke Komisi C DPRD yang menangani persoalan konsumen di DPRD Medan. Kita berharap Komisi C segera memanggil pihak PT Sardana," katanya lagi.
 
Sementara itu, Service Manager PT Sardana Indah Berlian Motor Mitsubishi Vincent saat dikonfirmasi mengatakan panjar merupakan prosedur yang harus dibyar konsumen. Hal itu diberlakukan untuk semua konsumen.

"Itu sudah prosedur. Soalnya ada beberapa pengalaman jelek yang kita alami. Ada konsumen yang tidak memberikan panjar, sementara biayanya puluhan juta dan membiarkan kendaraannya hingga lama di bengkel. Belum lagi persoalan kendaraan konsumen yang masih berhubungan dengan leasing. Untuk mengantisipasi hal tersebut makanya prosedur seperti itu diberlakukan," pungkasnya.  (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Selama Ramadan, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Pelayanan Konsumen SPBU
Kepala Dinas Kesehatan Tegaskan Komitmen Pelayanan Pasca-libur Lebaran
RS Adam Malik Siagakan Pelayanan Kesehatan Selama Libur Lebaran 2025
BPJS Kesehatan Pastikan Akses Layanan JKN Tetap Terbuka Selama Libur Lebaran
Permudah Akses Layanan untuk Masyarakat, Dinas PMPTSP Kota Binjai Akan Luncurkan MPP
Sidak RSUD Djoelham, Wawako Binjai Pastikan Semua Pelayanan Setara
komentar
beritaTerbaru
hit tracker