Kamis, 14 Mei 2026

Pencetakan Surat Suara Pemilu Untuk Sumut Sempat Terganggu Erupsi Kelud

Minggu, 16 Februari 2014 18:21 WIB
Pencetakan Surat Suara Pemilu Untuk Sumut Sempat Terganggu Erupsi Kelud
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Pencetakan surat suara pemilu untuk wilayah Sumatera Utara di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah sempat terganggu akibat erupsi Gunung Kelud. Namun KPU menyatakan kondisi percetakan kini sudah berlangsung normal. 

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Husni Kamil Manik usai meninjau percetakan surat suara untuk wilayah Sumatera Selatan di percetakan PT Media Medan Grafikatama, KIM Star, Jalan Pelita No 46, Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Ahad (16/2/201) pagi. 

Menurutnya meski sempat proses pencetakan terganggu hingga 5 jam lebih, namun proses pencetakan saat ini kembali normal dan ia berkeyakinan akan selesai tepat waktu. Proses pencetakan sempat terhenti akibat pasir erupsi Gunung Kelud masuk ke dalam mesin percetakan, namun kini sudah dibersihkan

Saat ditanya perihal proses pemungutan suara di kawasan terkena erupsi gunung seperti Kelud dan Sinabung, Husni Kamil Manik menyatakan jika masih ada warga yang mengungsi hingga hari pencoblosan nanti maka akan ada relokasi TPS, dimana TPS itu nantinya akan dipindahkan ke tempat pengungsian dan tidak akan ada penambahan jumlah TPS.

Usai meninjau percetakan surat suara untuk di percetakan PT Media Medan Grafikatama, Husni berkeyakinan proses pencetakan surat suara dan pendistribusiannya akan berlangsung sesuai jadwal. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Sempat Ditunda, Penerbangan Tujuan Bandara Silangit Kembali Normal
IMM Desak Kapolda Sumut Mundur
Gubsu dan Pangdam Layat Korban Tewas Bentrok di Karo
Pemerintah Pusat Beri Perhatian Besar di Sumut, Masyarakat Diminta Jaga Stabilitas Keamanan
Pasca Kerusuhan Tanjung Balai, Gubsu Imbau Perkuat Koordinasi Lintas Agama
Pemda Tanah Karo Diminta Tegas Selesaikan Masalah Relokasi Pengungsi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker