Selasa, 26 Mei 2026

Stasiun Bus Rapi Medan Diancam Bom

Sabtu, 25 Januari 2014 22:39 WIB
Stasiun Bus Rapi Medan Diancam Bom
Ist
Stasiun Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) PT Raja Perdana Inti (Rapi) di Jalan Sisingamangaraja XII Km 6,8, Medan, mendapat ancaman bom, Sabtu (25/1/2014) malam.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Stasiun Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) PT Raja Perdana Inti (Rapi) di Jalan Sisingamangaraja XII Km 6,8, Medan, mendapat ancaman bom, Sabtu (25/1/2014) malam.

Ancaman bom diterima salah seorang karyawan Bus PT Rapi, Viola (30) melalui pesan singkat dari nomor yang tidak dikenalnya sekitar pukul 19.00 WIB.

Mendapat ancaman tersebut, pihak stasiun langsung melapor ke Polsek Patumbak. Kemudian Polsek Patumbak dan Gegana Satbrimob Polda Sumatera Utara langsung turun ke lokasi melakukan penyisiran. 

Namun hingga pukul 21.30 WIB, Tim Gegana bersama Polsek Patumbak yang melakukan penyisiran tidak menemukan adanya bom di lokasi stasiun.

Viola menjelaskan, awalnya ia menerima SMS berupa ancaman bom yang akan diledakkan di salah satu bus dan Kantor PT Rapi apabila tidak diberi tebusan. 

“Dalam Bus Rapi ada anggotaku bawa bom, mau diledakan apa ditebus kuberi waktu 24 jam dari sekarang, pukul 19.00,” ujar Viola membacakan SMS yang diterimanya. 

Saat ditanya berapa tebusan yang diminta, Viola tidak mengetahuinya karena dalam SMS tidak disebutkan berapa tebusan yang diminta. 

Sementara itu, Kapolsek Patumbak Kompol Andiko W membenarkan adanya ancaman bom dan mengatakan akan berkordinasi dengan pihak Polda Sumut untuk menelusuri pengirism SMS.

"Kkita akan melakukan koordinasi dengan pihak polda untuk melacak siapa pemilik nomor yang melakukan ancaman bom," ucapnya.

Ditambahkannya, pihaknya masih menunggu satu unit bus lagi yang akan datang dari Palembang untuk diperiksa apakah bus steril atau tidak. Bus tersebut dijadwalkan tiba sekitar pukul 22.00 WIB. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura
Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak
Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan
Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa
Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara
PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern
komentar
beritaTerbaru
hit tracker