Selasa, 02 Juni 2026

Rangkullah ODHA Dengan Hati

Minggu, 01 Desember 2013 22:32 WIB
Rangkullah ODHA Dengan Hati
Google
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Ribuan pelajar SLTP dan SLTA yang tergabung dalam Tim Peduli AIDS Palang Merah Remaja (PMR) se Kota Medan menggelar long march menyusuri Jalan Adam Malik-Jalan Gatot Subroto simpang Jalan S Parman, Jalan Maulana Lubis-Jalan Raden Saleh-Jalan Balai Kota-Jalan Guru Patimpus dan kembali ke titik kumpul di SMP Negeri 7, Jalan Adam Malik/Jalan Glugur By Pass, Medan, Ahad (1/12/2013) pagi.
 
Dalam perjalanan aksi simpatik memperingati Hari AIDS Sedunia yang dikawal sejumlah aktivis PMI Kota Medan dan ambulance PMI tersebut, mereka memajang berbagai poster dan spanduk, menggelar teaterikal korban-korban HIV/AIDS, berorasi melalui megaphone masing-masing tim dan membagi-bagikan pita merah, bon-bon yang dikemas dengan pita merah, brosur tentang bahaya HIV/AIDS dan hubungan seks bebas. 

Dalam aksi yang mengundang banyak perhatian para pengendara tersebut mereka juga menyerukan untuk tidak melakukan diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA).
 
“Rangkullah ODHA dengan hati, karena ODHA juga manusia seperti kita yang ingin hidup normal, ingin kesetaraan hak dan keadilan di mata hukum dan masyarakat. Saatnya sekarang kita membuka mata, hati, telinga dan tangan kita terhadap penderitaannya dengan cara memberikan simpatik, rasa solidaritas, motivasi serta dukungan nyata agar mereka tetap bisa tegar melangkah dan selalu optimis dalam menjalani hidup ini,” imbau salah seorang orator aktivis pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS dari PMR 032 SMA Negeri 15 Medan.
 
Dijelaskannya, sebagian besar masyarakat mungkin tidak mengenal dan merasa asing ketika mendengar kata-kata ODHA atau OHIDA, apa itu ODHA dan OHIDA. ODHA adalah seseorang yang mengidap virus HIV/AIDS, sedangkan OHIDA adalah seseorang yang hidup dan menjalani aktivitas dengan ODHA.
 
Sementara itu Tim Peduli AIDS PMR 03 SMA UISU Medan dalam brosur yang dibagi-bagikan kepada pengendara disepanjang jalan aksi long march mereka mengatakan, penyakit AIDS adalah sekumpulan dan gejala infeksi atau sindrom yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat terinfeksi virus HIV.
 
Sampai saat ini belum ada obat atau vaksin yang bisa mencegah virus AIDS. Orang yang terinfeksi virus AIDS akan merasakan tekanan mental dan pederitaan batin karena sebagian besar orang disekitarnya akan menjauhinya bahkan mengucilkannya. 

Tanda pertama penderita HIV/AIDS biasanya akan mengalami deman selama 3 sampai 6 minggu tergantung daya tubuh masing-masing, setelah kondisi membaik orang tersebut akan tetap sehat dalam beberapa tahun dan secara perlahan kekebalan tubuhnya akan menurun karena serangan demam yang berulang.
 
Dalam bosur anak-anak PMR 031 SMA UISU tersebut juga disebutkan cara pencegahan HIV/AIDS yaitu dengan tidak melakukan gonta-ganti pasangan seks atau seks bebas. Tidak menggunakan jarum suntik bekas orang dan tidak melakukan hubungan seks di luar nikah.
 
Mereka juga mengingatkan peran serta para remaja dalam menanggulangi tentang bahaya HIV/AIDS yaitu dengan ikut menjadi aktivis-aktivis, membentuk komunitas-komunitas, ikut berkampaye anti HIV/AIDS. Turut melakukan sosialisasi bahaya HIV/AIDS dan membuat blog yang berisi berbagai macam informasi menarik seputar HIV/AIDS.
 
Usai melakukan aksi simpatik, ribuan anggota Tim Terpadu AIDS tersebut kembali ke titik kumpul di SMP Negeri 7, Medan. Di sana mereka disuguhkan sejumlah tari-tarian daerah dan hiburan musik band terkemuka anak Medan, Grup Band Messa. (BS-023)

Tags
beritaTerkait
Ada 9.878 Kasus HIV AIDS di Medan, 5.813 Orang Jalani Pengobatan dengan ARV
Sebanyak 208 Layanan Perwatan Dukungan dan Pengobatan HIV Siap Layani ARV
Peringatan Hari AIDS Sedunia di Sumut, Gubernur Tekankan Penanganan HIV/AIDS Menjadi Perhatian Semua Pihak
Nawal Ajak Masyarakat Sukseskan Target Three Zero Tahun 2030
Musa Rajekshah Harapkan Karang Taruna Mampu Gerakkan Desa
Peduli AIDS, Rektor UISU Serahkan Film Pendek Surat Cinta Buat Tegar ke Menkes RI
komentar
beritaTerbaru
hit tracker