Senin, 18 Mei 2026

Suhu di Medan Mencapai 38 Derajat Celsius

Rabu, 20 Maret 2013 23:47 WIB
Suhu di Medan Mencapai 38 Derajat Celsius
Google
Ilustrasi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Masyarakat di Sumatera Utara khususnya wilayah Kota Medan diminta mewaspadai temperatur suhu yang terjadi beberapa waktu ke depan. Masyarakat diminta mewaspadai terjadinya potensi kebakaran akibat suhu panas yang tinggi ini ditambah tingkat kelembapan tinggi.

Pantauan wartawan, Rabu (20/03/2013), di sejumlah traffic light (lampu merah) Automatic Traffic Light Contoler System (ATCS) berkamera digital di Kota Medan seperti simpang Hotel Asean Jalan Adam Malik dan simpang Lapangan Benteng Jalan Raden Saleh tercatat temperatur suhu panas mencapai 38 derajat celsius. Temperatur ini terbilang sangat tinggi mengingat kondisi panas di siang hari sangat terik dan menyengat.

Namun, hal itu dibantah oleh Kabid Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Sumut Hendra didampingi Staf BMKG Stasiun Polonia Medan Alif. Hendra mengatakan, berdasarkan alat ukur yang digunakan BMKG sesuai standart dunia, suhu panas di Kota Medan pada 20 Maret hanya mencapai 34 derajat celsius.

"Suhu panas maksimal 34 derajat celsius. Kalau di lampu merah tercatat 38 derajat celsius itu, mungkin alat ukurnya berbeda. Kalau alat ukur punya kita (BMKG) standar dunia. Mungkin, tiang lampu merah digital itu terbuat dari besi, jadi ukuran temperaturnya jadi terlalu tinggi," kata Hendra.

Hendra mengatakan, dengan suhu panas Kota Medan mencapai 34 derajat celsius ini, diperkirakan pihaknya sampai tiga hari kedepan tidak akan terjadi hujan meskipun curah hujan ringan. Karena, awan lebih cenderung menyebar dari pada berkumpul menyatu.

"Awan cenderung menyebar, tidak ada hujan sampai beberapa hari kedepan. Suhu panas saat ini mempengaruhi curah hujan juga. Tidak ada hujan yang terjadi. Untuk kecepatan angin pun sudah terbilang cukup cepat karena mencapai 25 knot," ujarnya.

Kecepatan angin itu, lanjutnya, mencapai 25 knot sama dengan 48 sampai 50 Km/jam. Sedangkan untuk tingkat kelembapan siang hingga malam hari juga terbilang tinggi karena mencapai 50 persen sampai 90 persen. "Kalau malam hari masih lembab juga. Karena pada malam hari, lebih banyak penguapan yang terjadi dari dalam bumi, karena pada siang hari panas terik jadi pada malam hari keluar dari bumi. Untuk gelombang laut juga tercatat masih normal sekitar 1 meter sampai 1,5 meter," jelasnya.

Dia menegaskan, pihaknya meminta masyarakat tetap waspada. Selain itu pula, pada 19 Maret 2013, pihaknya mencatat sebanyak 28 titik hotspot di Sumut. Namun, dirinya menyatakan titik hotspot itu belum tentu titik api kebakaran.

"Titik hotspot belum tentu titik api atau kebakaran hutan. Karena hotspot itu bisa jadi sumber panas yang terdeteksi oleh satelit. Sumber panas bisa berasal dari aspal, akibat penguapan panas. Kalau untuk wilayah Sumatera terdeteksi sebanyak 95 titik hotspot, paling banyak terdapat di Riau. Sedangkan untuk wilayah dataran tinggi di Sumut pada siang hari suhu panas mencapai 29 derajat celsius dan berpotensi terjadi hujan ringan pada sore dan malam hari," tegasnya. (BS-024)

Tags
beritaTerkait
Pjs Bupati Toba: Suhu Politik Boleh Memanas, Tapi Jangan Sampai Kita Terpecah
Dipengaruhi Tropical Cyclone di Perairan Laut China Selatan, Sumut Dilanda Suhu Panas Sampai 36 Derajat Celsius
Suhu di Mekah Tinggi, Jamaah Haji Diimbau Minum Air Sebelum Haus
Curi Alat Pengukur Suhu Badan, Buronan Ini Kedapatan Tengah Asyik Berkaraoke di KTV, Tak Sadar Aksi Malingnya Terekam CCTV
Plt Inspektur Kota Medan Saruddin Hutasuhut Ikuti Pelantikan Pengurus IPKN Sumbagut secara Virtual
Suhu di Kota Medan Capai 33 Derajat Celcius
komentar
beritaTerbaru
hit tracker