Jumat, 05 Juni 2026

Siang Ini Masyarakat Demo Kontraktor Perbaikan Jembatan Glugur Medan

Senin, 14 Januari 2013 09:14 WIB
Siang Ini Masyarakat Demo Kontraktor Perbaikan Jembatan Glugur Medan
Ilustrasi Google
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Sejak beberapa bulan lalu Pemerintah Kota Medan melakukan perbaikan terhadap Jembatan Glugur yang berlokasi di Jalan H Adam Malik, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara. Namun kontraktor pengerjaan jembatan yang sampai saat ini belum diketahui nama perusahaannya karena tidak memasang plang nama di lokasi proyek, meninggalkan begitu saja proyek tersebut.
 
Tindakan kontraktor yang tidak bertanggung jawab tersebut menimbulkan keresahan terhadap masyarakat setempat dan ribuan para pengguna jalan raya yang melintasi Jembatan Glugur. Karena sejumlah seng pembatas sudah tidak ada/bercopotan dan pinggiran aspal jembatan sudah grepes (rompal). Belum ada informasi akurat sebab musabab mengapa kontraktor (pemborong) pengerjaan proyek tersebut “melarikan diri” meninggalkan tanggungjawabnya.
 
Sekretaris Angkatan Muda Pembela Rakyat (Ampera) Sumut Aswan Nasution SE didampingi Anggota Badan Anti Korupsi Indonesia (Bakindo) Andong dan perwakilan Himpunan Persaudaraan Masyarakat Glugur dan sekitarnya Muhammad Taufik di Glugur By Pass, Medan, Senin (14/01/2013) mengatakan, penghentian pengerjaan perbaikan Jembatan Glugur ini terindikasi memang disengaja oleh pihak kontraktor.
 
“Kontraktor sengaja meninggalkan lokasi proyek dan melakukan pembiaran terhadap pengerjaan proyek yang belum rampung. Padahal akibat pengerjaan yang dilakukan pihak kontraktor yang belum finish tersebut menimbulkan berbagai kerusakan terhadap jembatan dan fasilitas umum diseputaran areal proyek jembatan. Kerusakan yang terjadi diantaranya hancurnya pembatas jembatan (dinding pagar) antara pinggiran/tepi jembatan dengan sungai. Rusaknya jaringan pipa leding PDAM dan beberapa kerusakan lainnya,” ujarnya.
 
Kinerja buruk dan tidak bertanggungjawabnya pihak kontraktor ini menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat, khususnya masyarakat Kelurahan Silalas di sekitar areal proyek dana para pengemudi kenderaan bermotor yang melintasi jembatan tersebut. Karena biaya pengerjaan proyek menggunakan uang rakyat melalui APBN/APBD. Selain rugi masyarakat juga resah ketika melintasi jembatan tersebut karena pembatas jembatan sudah rusak dan tepian/aspal jembatan sebagian sudah rompal, jelas Aswan.
 
Dikatakannya, pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan dan mengusut tuntas persoalan pengerjaan proyek jembatan ini. Selanjutnya Pemko Medan juga berinisiatif melakukan penyelusuran terhadap permasalahan jembatan termasuk masalah lain yang berkaitan dengan pengerjaan proyek tersebut. Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara diminta segera melakukan pemeriksaan (audit) terhadap besaran dan bobot tender proyek yang ditengarai penuh dengan kecurangan dan sarat korupsi.
 
“Yang paling penting dan utama, masyarakat sangat berharap pihak berkompeten sesegera mungkin melakukan pembangunan/pengerjaan proyek Jembatan Glugur ini. Kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan proses hukum terhadap pimpinan proyek yang telah meninggalkan begitu saja (tidak bertanggung jawab) terhadap proyek negara yang menimbulkan kerugian ke banyak pihak,” tegasnya. (BS-023)

Tags
beritaTerkait
AMPMSU Desak Polrestabes Medan Ungkap Dugaan Produk Kecantikan Ilegal di Toko Intan Cosmetic
Pemprov Sumut Terus Mendorong Terwujudnya Ekosistem Demokrasi yang Sehat
Reses DPR ke Polres Pematangsiantar, Hinca Pesankan ini ke AKBP Sah Udur
Bupati Langkat Temui Pendemo, Tegaskan Komitmen Perbaikan Jalan di Kecamatan Selesai
Hadiri Bukber Fraksi PD, AHY: Suarakan Aspirasi Rakyat, Sukseskan Pemerintahan Prabowo
Kongres VI Demokrat Bakal Pilih Ketum hingga Pengisi Posisi Bendum
komentar
beritaTerbaru
hit tracker