Senin, 22 Juni 2026

Agar Anak Tak Mudah Tantrum, Dosen UMN Bantu Guru TK Simulasi Validasi Emosi

Senin, 04 Desember 2023 21:08 WIB
Agar Anak Tak Mudah Tantrum, Dosen UMN Bantu Guru TK Simulasi Validasi Emosi
BERITASUMUT.COM/BS02
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com - Tantrum atau emosi meledak-ledak yang kerap terjadi pada anak usia dini, menjadi persoalan sehari-hari guru Taman Kanak-kanak (TK). Memvalidasi perasaan emosi tersebut, artinya orang dewasa bersedia untuk menerima, menghargai, mengerti secara verbal atau nonverbal pada tiap ekspresi emosional yang ditunjukkan anak. Demikian ungkap Dosen Universitas Muslim Nusantara (UMN) AlWashliyah, Tiflatul Husna, S.Pd., M.Pd, kepada wartawan, Senin (04/12/2023).

Selaku Ketua Tim Dosen yang melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Tiflatul Husna, S.Pd., M.Pd, menuturkan validasi tersebut bukan negasi atau penolakan (tidak mengakui, meremehkan, menyuruh anak menyembunyikan perasaan). Contoh penyangkalan emosi ketika anak mengadu kesakitan karena jatuh, lantas reaksi orang dewasa di sekitar, “Begitu aja kesakitan, cengeng,”. Namun bukan berarti pula berlebihan dan mendramatisasi semisal, “Waduh, ini mengerikan. Ayah, coba lihat sini. Oalah, anak hebat mama terluka berat,” padahal kondisinya tidak separah itu.

“Berdasarkan pandangan Pendidikan Berbasis Fitrah, usia anak 0-6 tahun adalah golden age di bagian imajinasi atau emosi. Sehingga, fase ini membutuhkan dampingan agar tercipta persepsi yang seharusnya. Maka dari itu, kemampuan validasi emosi anak usia dini memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan dan perkembangan anak baik secara fisik maupun psikis agar dapat berkembang dengan optimal sembari menyiapkan mereka untuk memasuki jenjang pendidikan selanjutnya,” jelas Tiflatul Husna, didampingi anggota tim Dosen yakni Fita Fatria, S.Pd., M.Pd., dan Putri Juwita, S.Pd., M.Pd. dan mahasiswa Nuranisa Fadhillah dan Minta Ito Harahap.

Baca Juga:

Fita turut menambahkan bahwa penting sekali buat orangtua dan guru untuk membantu anak memahami emosi yang terjadi di dalam dirinya agar bisa melakukan validasi atas apa yang anak rasakan dan bagaimana cara menangani emosi itu ketika terjadi. "Misalnya, kalau anak sedang marah. Anak harus menyadari bahwa kondisi dirinya memang sedang marah. Lalu apa reaksi yang harus anak lakukan? Begitu pun ketika sedang lelah, malas, kecewa, gembira, senang, dan lain-lain," ungkapnya.

Kemudian Putri juga melanjutkan, dengan memvalidasi emosi anak, maka memudahkan untuk memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapinya. “Jadi validasi itu gunanya untuk menegakkan status kondisi emosi anak, sehingga jika diagnosanya tepat, mudah-mudahan reaksinya juga benar. Kita khawatir, salah mendiagnosa masalah maka salah memberi solusi,” paparnya.

Baca Juga:

Dalam kesempatan ini, Husna dan tim juga menyampaikan prinsip-prinsip dasar validasi emosi dan juga kendala-kendala yang umum dihadapi. Dengan harapan, pengelolaan emosi yang baik maka akan berdampak pada perkembangan anak baik psikis, kognitif maupun bahasa seorang anak. Adapun PKM ini digelar di TK Tabarak Delitua dengan judul “PKM Sosialisasi Simulasi Validasi Emosi di TK Tabarak Kecamatan Delitua Provinsi Sumatra Utara” yang berlangsung pada (21/10/2023) lalu.

Kepala TK Tabarak Delitua, Wila S.Sos.I mengucapkan apresiasi dan ucapan terima kasihnya kepada para Dosen dan mahasiswa UMN Al Washliyah yang telah berpartisipasi melaksanakan kegiatan PKM di sekolahnya. “Persoalan emosi ini, persoalan kami sehari-hari. Anak-anak tantrum, rebutan mainan, menangis, memukul, dan lain-lain. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami di TK Tabarak. Kami juga siap bekerjasama dan berpartisipasi kembali dalam hal kegiatan seperti ini untuk ke depannya,” tutupnya. (BS02)

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Peringati HUT ke-29, Pertamina Sumbagut Gelar Nuzulul Qur’an dan Santuni Anak Yatim
Sambut Ramadan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Salurkan Santunan bagi Anak Yatim
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Sukses Gelar PKM, Guru SD di Medan Kini Lebih Kompeten Cegah Stunting
Wakil Walikota Medan Apresiasi Kepedulian DPD REI Sumut kepada Anak Yatim Piatu dan Dhuafa
Wujudkan Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian, Pemko Binjai Bersama PA Kota Binjai Laksanakan Penandatanganan Kerjasama
Serahkan Bantuan ke UPTD PS Anak dan Balita Medan, Kepala Dinas Sosial Sumut Apresiasi IWABA Medan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker