Minggu, 19 April 2026

Islage 2021 Bahas Warisan Budaya Keagamaan Hadapi Tantangan Global

Jumat, 03 Desember 2021 08:00 WIB
Islage 2021 Bahas Warisan Budaya Keagamaan Hadapi Tantangan Global
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com -Kementerian Agama kembali menggelar International Symposium On Religious Literature And Heritage (Islage) 2021, pada awal pekan ini. Event kali ketiga ini digelar secara hybrid dan dipusatkan di Kota Malang, provinsi Jawa Timur, dengan mengusung tema “Religious Cultural Heritage and Literature in Facing Global Challenges”.

Islage ke-3 terselenggara atas kerja sama Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi Balitbang Diklat Kemenag (LKKMO); Program Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang; dan Research Centre For Islamic History, Art and Culture (IRCICA) yang berkedudukan di Turki.

Kepala Balitbang Diklat Kemenag Achmad Gunaryo mengatakan, tema Islage 2021 mengandung paradoks. Sebab, berbicara tentang warisan budaya keagamaan yang berorientasi pada masa lalu, sekaligus membahas tantangan global yang berorientasi masa kini dan masa depan. “Dengan disrupsi global pandemi Covid-19 saat ini, diskusi tentang warisan agama dan budaya, terutama yang berkaitan dengan cara kuno menghadapi tantangan serupa menemukan momentumnya,” ungkap Kaban Gunaryo, dilansir dari Kemenag.go.id, Jumat (03/12/2021).

Baca Juga:

Baca Juga : Bobby Nasution: Tokoh Agama dan FKUB Medan Berperan Pelihara Kerukunan Umat Beragama

Menurutnya, beberapa studi yang dilakukan Puslitbang LKKMO berkaitan erat dengan tema Islage ke-3 ini. Studi tersebut mengenai mitigasi bencana berdasarkan kitab suci, penilaian buku pendidikan agama, dan publikasi jurnal heritage.

Baca Juga:

Kaban Gunaryo berharap simposium ini menjadi awal dari kerja sama akademik yang berkelanjutan. Selain itu, membuka kesempatan untuk berbagi ilmu, pengalaman, dan jaringan. “Kami beruntung dapat bermitra dengan IRCICA Turki yang minat dan komitmennya terhadap seni dan budaya keagamaan sangat luar biasa. Kami menyambut rekan-rekan dari IRCICA untuk melakukan studi atau mempublikasikan hasilnya bersama,” ujar Kaban.

Islage ke-3 dihadiri Kepala Puslitbang LKKMO Arskal Salim, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Zainuddin, Tenaga Ahli Menteri Agama Mahmud Syaltout, dan 12 pembicara internasional yang mewakili kepakaran bidang Lektur Keagamaan, Warisan Budaya, dan Pengobatan Tradisional. Untuk dialog akademik, kegiatan ini menghadirkan pula 73 pembicara paralel dari Indonesia, Turki, Nigeria, Amerika Serikat, Sudan, dan Uzbekistan. (BS09)

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Temu Tokoh Agama, Perempuan dan Pemuda FKUB Kota Gunungsitoli
PD MABMI Harus Jadi Benteng Dalam Mempertahankan Warisan Budaya Melayu
Buka FKUB Expo 2024, Plt Walikota Medan: Event yang Menunjukkan Kerukunan dan Keharmonisan Antar Umat Beragama
Pemko Medan Siap Dukung dan Sukseskan FKUB EXPO
Plt Walikota Binjai: Dialog Antar Agama Jadi Peran Penting Perkuat Kerukunan
Walikota Pematang Siantar: Pemuka Agama Miliki Peran Kunci Ciptakan Pemilu Damai
komentar
beritaTerbaru
hit tracker