Selasa, 28 Juli 2026

Nasib 180 Siswa SMAN 2 Medan Non PPDB Online Masih Diujung Tanduk

Selasa, 23 Januari 2018 19:15 WIB
Nasib 180 Siswa SMAN 2 Medan Non PPDB Online Masih Diujung Tanduk
BERITASUMUT.COM/BS03
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Nasib 180 siswa SMAN 2 Medan yang masuk tanpa melalui jalur Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online Tahun Ajaran (TA) 2017-2018 masih menemui jalan buntu. Nasib mereka masih harus menunggu hasil konsultasi pihak Dinas Pendidikan Sumut dan juga pihak Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) ke Kementerian Pendidikan dan juga kunjungan ke Kota Bekasi terkait munculnya wacana akan dibukanya kelas terbuka di SMAN 2 Medan. 
 
"Konsultasi ini sekaligus menindaklanjuti masukan lainnya dari para siswa dan orangtua siswa agar pejabat daerah menggunakan hak diskresi untuk menyelamatkan para siswa tersebut," ujar Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Nurhajizah saat memimpin rapat bersama para siswa dan orangtua siswa yang juga dihadiri Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Haris Merdeka Sirait, Kadis Pendidikan Sumut Arsyad Lubis, dan perwakilan Poldasu di Gedung Binagraha Provsu, Jalan P Diponegoro, Medan, Selasa (23/01/2018).
 
"Berdasarkan masukan yang ada maka besok kita akan ke Jakarta untuk konsultasi kepada Kementerian maupun ke Bekasi yang katanya di SMAN 10 Bekasi mereka membuka kelas terbuka saat menemui persoalan seperti yang kita hadapi ini. Kita mau persoalan ini selesai tanpa melanggar aturan yang ada. Makanya kita akan konsultasi dulu. Tapi kita harus juga sepakat jika tidak dimungkinkan dibukanya kelas terbuka maupun penggunaan hak diskresi, Bapak Ibu dan para siswa juga harus siap menerima opsi lainnya bahwa para siswa dipindahkan ke sekolah Swasta," papar Wagubsu menambahkan.
 
Sebelum menghasilkan kesepakatan rapat sempat berjalan alot karena tuntutan para orang tua siswa agar anak-anak mereka tetap bersekolah di SMAN 2 Medan. Apalagi mereka menilai bahwa anak-anak mereka merupakan korban dari sistem pendidikan maupun korban dari oknum yang ingin mencari keuntungan.
 
"Seperti yang kita dengar tadi kesepakatannya besok kita akan konsultasi ke Kementerian dan Bekasi terkait masukan-masukan untuk menggunakan hak diskresi maupun wacana membuka kelas terbuka seperti yang dilakukan SMAN 10 Bekasi. Kita juga akan membawa perwakilan orangtua siswa agar semuanya nanti mengetahui apakah opsi-opsi yang ada bisa dilakukan. Ya kalau tidak bisa maka memang kita juga harus sepakat dengan opsi bahwa para siswa dipindahkan ke sekolah swasta," jelas Aris Merdeka Sirait.(BS03)
 

Tags
beritaTerkait
Legimin Raharjo dan Iksan Chan Motivasi Pemain Muda Akademi Sekolah Sepak Bola
Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara
Dimanja AI, Daya Juang Belajar Siswa di Sumatera Utara Perlu Dibangkitkan
53 Sekolah Rakyat Segera Hadir, Pemerintah Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Kurikulum
Tinjau SD Yang Terbengkalai, Wakil Walikota Medan Minta Dimanfaatkan untuk Fasilitas Pendukung Belajar dan Mengajar
Tri Sumatera Hadirkan Pembelajaran Digital dan Sportivitas di Nias Selatan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker