Rabu, 22 Juli 2026

Kasus Malaria di Medan Meningkat Dalam Tiga Tahun Terakhir

Kamis, 29 September 2022 17:00 WIB
Kasus Malaria di Medan Meningkat Dalam Tiga Tahun Terakhir
beritasumut.com/ilustrasi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Selama rentang waktu tiga tahun terakhir, angka kasus penyakit malaria di Kota Medan mengalami kenaikan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Medan dr Pocut Fatimah Fitri menyebutkan, peningkatan kasus akibat gigitan nyamuk tersebut salah satunya karena mobilisasi penduduk baik dari Medan maupun ke luar Medan.

"Iya (kasusnya) naik. Tapi kasusnya ini kebanyakan datang dari penduduk luar Medan yang berkunjung ke Medan," katanya, Kamis (29/09/2022).

Pocut menjelaskan, warga luar Medan yang berkunjung ini contohnya dari Tanjungbalai, Deliserdang, Simalungun, Jawa Tengah, Semarang, Asahan, Labuhanbatu Selatan, Aceh, Humbang Hasundutan, Papua, Kisaran, Riau, Batubara.

Sebab dia menyebutkan, kasus malaria pada 2020 hanya 13 orang, tahun 2021 naik menjadi 31 kasus, tahun 2022 naik kembali ke 87 kasus (lagi berjalan).

"Namun kasus malaria ini tidak ada menelan korban jiwa selama tiga tahun ini," jelasnya.

Pocut membeberkan, tiga warga Kecamatan, yakni Medan Deli, Medan Amplas, Medan Helvetia terkena malaria karena berkunjung ke luar daerah, sisanya dari luar Medan (10 kasus).

Di tahun 2021, empat warga masing-masing dua orang dari Kecamatan Johor serta Medan Baru dan Medan Selayang terkena malaria saat berkunjung ke luar daerah. Sedangkan 27 orang lainnya dari luar Medan.

"Tahun 2022 belum lengkap datanya, karena di Sistem Informasi Malaria (Sismal) tidak kelihatan, dan rumah sakit rujukan masih ada yang belum mengirimkan datanya," terangnya.

[br] Sementara itu, terkait stok obat malaria di Dinas Kesehatan Kota Medan, Pocut mengaku ketersediaannta masih ada.

"Kami mengimbau karena kasus ini penularan dari luar, supaya berobat sesuai anjuran dokter," ucapnya.

Pocut menambahkan, upaya yang dilakukan pemerintahan kota Medan dalam penanganan kasus malaria ini antara lain, pelatihan E-Sismal bagi rumah sakit rujukan maupun buat Puskesmas tahun 2023.

"Mendistribusikan obat anti malaria ke rumah sakit rujukan, dan melaporkan kasus malaria melalui aplikasi E-Sismal setiap bulan," pungkasnya.(BS04)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
Delapan Orang Meninggal, Nias Selatan Darurat Wabah DBD dan Malaria
Sumut Dorong Sepuluh Kabupaten/Kota Eliminasi Malaria
Medan Bukan Daerah Endemis Malaria, Dinkes: Sebagian Besar Kasus Adalah Rujukan
Sejumlah Daerah Kekosangan Stok Obat Malaria, Termasuk Sumut
Gencar Cegah Malaria, Satgas Yonif 126/KC Laksanakan Pengasapan Keliling Kampung di Perbatasan Papua
Cegah Penyakit Malaria, Satgas Yonif 126/KC Laksanakan Fogging ke Rumah Warga di Perbatasan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker