Sabtu, 18 April 2026

Waspada Penyakit Degeneratif, Dinkes Medan: Ayo Dukung GERMAS

Selasa, 07 Januari 2020 20:45 WIB
Waspada Penyakit Degeneratif, Dinkes Medan: Ayo Dukung GERMAS
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Di awal tahun 2020 ternyata ancaman penyakit juga semakin bervariasi. Salah satunya adalah penyakit degeneratif atau penyakit tidak menular. Penyakit yang mengincar kaum muda dan tua ini harus menjadi perhatian, agar tidak sampai terus menjangkit masyarakat khususnya, di Kota Medan secara luas.
 
Hal ini diungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan dr Edwin Effendy, dia menyampaikan, pihaknya pada tahun ini juga akan memfokuskan untuk menekan penyakit ini. "Apalagi untuk perkotaan seperti di Medan, tentu sangat beresiko atas penyakit (degeneratif) ini," ungkapnya kepada wartawan, Selasa (07/01/2020).
 
Edwin menjelaskan, penerapan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) akan terus ditekankan. Dia berharap, pola hidup sehat seperti ini dapat menjadi kebiasaan sehari-hari dari masyarakat. "GERMAS inj supaya kesehatan mandiri masyarakat bisa menjadi kekuatan mendasar. Hal ini untuk mencegah, jangan sampai orang sakit," jelasnya. 
 
Selain penyakit degeneratif, seperti stroke, jantung, ginjal, kanker dan lainnya tersebut, Edwin juga mengaku pihaknya akan konsen dalam menekan angka terjadinya kasus stunting (tubuh pendek). Apalagi, sambung dia, eliminasi stunting ini juga merupakan program nasional. "Untuk antisipasi termasuk stunting, kita akan melibatkan semua pihak mulai dari Pendidikan, Puskesmas, PKK, maupun lainnya yang terkait," pungkasnya.
 
Sebelumnya, pengamat kesehatan yang juga Ketua Jaringan Kesehatan Masyarakat (JKM) Sumut dr Delyuzar menyampaikan, tingginya kasus penyakit degeneratif, dikarenakan telah terjadinya pergeseran trend penyakit di masyarakat dari kasus menular (infeksi) ke tidak menular. Hal ini sebutnya, tak terlepas dari kebiasaan dan pola hidup masyarakat modern yang kurang sehat, dan juga faktor usia.
 
Selain pola hidup dan usia, pengaruh pola makan dan jarang berolahraga juga dapat memicu terjadinya penyakit degeneratif ini. Apalagi kebiasaan masyarakat yang kerap mengkonsumsi makanan cepat saji, yang notabene tinggi lemak dan gula, serta minim serat. "Selain itu untuk penyakit infeksi kan sekarang sudah lebih tertangani, sehingga trendnya lebih bergeser ke penyakit degeneratif," tandasnya. (BS04)

Tags
beritaTerkait
Pegawai Dinas Kesehatan Medan Rayakan Natal dengan Khidmat dan Penuh Sukacita
Hari Kesehatan Nasional ke-60, Dinkes Medan Dorong Jaga Kesehatan Bersama
Meski Belum Ada Temuan di Medan, Dinkes Medan Imbau Masyarakat Waspada Monkeypox
Dinkes Medan Targetkan Obati 18.000 Penderita TB
Dinkes Medan Optimis Rumah Sakit Milik Pemko Tingkatkan Layanan
Kemenkes dan Komisi IX DPR RI Sosialisasi GERMAS di Kota Binjai
komentar
beritaTerbaru
hit tracker