Selasa, 29 September 2026

Dibanding 2014, Presiden Jelaskan Angka Stunting Turun Jadi 30 Persen

Selasa, 12 Februari 2019 22:30 WIB
Dibanding 2014, Presiden Jelaskan Angka Stunting Turun Jadi 30 Persen
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, persoalan kesehatan yang masih menjadi pekerjaan besar seluruh pihak merupakan salah satu hal yang mesti dituntaskan sedini mungkin. Ia menunjuk angka stunting yang pada tahun 2014 masih mencapai angka 37 persen.
 
“Kesehatan ini basic sekali. Jangan sampai kita berbicara persaingan dengan negara lain tetapi kita memiliki stunting 37 persen,” kata Presiden Jokowi saat membuka Rapat Kerja Kesehatan Nasional Tahun 2019 seperti dilansir dari laman setkab, Selasa (12/02/2019).
 
Presiden bersyukur, dengan sejumlah upaya angka stunting yang pada 2014 berada di angka 37 persen kini turun hingga mencapai angka 30 persen.“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada bapak, ibu, dan saudara sekalian, berkat kerja keras kita, sekarang sudah turun menjadi 30 persen. Ini harus turun lagi menjadi 20 persen, turun lagi menjadi 10 persen, dan hilang,” ucap Presiden.
 
Pada bagian lain pidatonya, Presiden Jokowi mengemukakan, bahwa pemerintah juga berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dari jaminan kesehatan yang dikelola oleh BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan.
 
Dalam pengelolaannya, Kepala Negara menginginkan agar lembaga penjaminan pelayanan kesehatan tersebut juga memiliki keuangan yang baik. Pemerintah sendiri telah mencairkan sejumlah anggaran untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.
 
“Awal Februari yang lalu sudah kita kirim Rp6,38 triliun. Jangan dipikir pemerintah itu telat. Enggak. Kemudian, awal Maret nanti akan kita kirim Rp2,1 triliun. Awal April akan kita kirimkan lagi Rp6,3 triliun,” ungkap Kepala Negara.
 
Di penghujung sambutan, Kepala Negara turut mengajak insan kesehatan nasional untuk bersama-sama menyelesaikan pekerjaan besar bangsa demi sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.
 
Ia mengingatkan, Indonesia adalah negara besar. Tujuh belas ribu pulau tidak mudah mengelola dan mengaturnya baik urusan kesehatan, pendidikan, logistik, infrastruktur tidak mudah.Oleh sebab itu, Kepala Negara mengajak para peserta Rapat Kerja Kesehatan Nasional 2019 untuk bersama-sama bekerja keras demi negara ini, demi bangsa, dan demi rakyat yang kita cintai.Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menteri Kesehatan Nila Moeloek dan Gubernur Banten Wahidin Halim. (BS09)

Tags
beritaTerkait
Gubernur Bobby Bersama Wapres Pastikan Pemulihan Kesehatan Siswa yang Diduga Keracunan MBG di Karo
Agrinas Palma Nusantara Gelar Pasar Rakyat dan Layanan Kesehatan Gratis di Desa Sukarame
Gubernur Bobby Optimis Kerja Sama Kesehatan dengan Korsel Beri Manfaat Nyata
Gubernur Bobby Nasution Dampingi Wapres Gibran Tinjau Huntap dan Infrastruktur di Tapteng
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Sukses Gelar PKM, Guru SD di Medan Kini Lebih Kompeten Cegah Stunting
Kepala Dinas Kesehatan Tegaskan Komitmen Pelayanan Pasca-libur Lebaran
komentar
beritaTerbaru
hit tracker