Jumat, 26 Juni 2026

Mie Berformalin Beredar di Tanjungbalai dan Siantar

Minggu, 11 Juni 2017 19:16 WIB
Mie Berformalin Beredar di Tanjungbalai dan Siantar
beritasumut.com/ilustrasi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) menemukan ada mie mengandung formalin beredar di Kota Tanjungbalai dan Kota Pematangsiantar. Temuan ini terungkap dalam pengawasan sejak awal Juni 2017.
 
"Kita menemukan mie kuning basah mengandung formalin di Tanjungbalai. Lalu mie kuning dengan formalin dan boraks di Siantar," ucapnya kepada wartawan di Medan, Minggu (11/06/2017).
 
Selain itu, Sacramento juga mengaku, pihaknya turut menemukan tahu kuning yang mengandung pewarna buatan, methanyl yellow. Namun, penemuan ini kata dia diperoleh dari penjual jajanan yang ada di Langkat. "Makanan-makanan tersebut tentu dapat membahayakan kesehatan masyarakat," sebutnya.
 
Sacramento menjelaskan, penemuan ini merupakan upaya peningkatan intensifikasi pengawasan BBPOM selama bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pihaknya sangat menyayangkan masih ditemukannya beberapa kasus produk tidak memenuhi syarat yang beredar di pasaran. "Semua produk makanan yang bermasalah tersebut kini sudah diamankan. Selanjutnya akan diproses untuk tindaklanjuti," terangnya.
 
Ia menegaskan, bagi modus yang diketahui sudah sistematis dalam melakukan kejahatan tersebut, pelakunya akan diproses secara hukum. Sedangkan untuk penjual, penindaklanjutan akan direkomendasikan ke pihak terkait, untuk pembinaan dan pencegahan peredaran produk bermasalah tersebut kembali terulang.
 
"Untuk produsen yang terbukti menambahkan bahan berbahaya tersebut ke dalam produk makanan, kita akan tindaklanjuti dengan pemusnahan produk dan sanksi administrasi," jelasnya.
 
Sebelumnya, Sacramento menyebutkan bahwa BBPOM di Medan juga tetap akan melakukan peninjauan lapangan baik di Kota Medan maupun di kabupaten/kota selama bulan puasa dan menjelang Lebaran. Untuk Kota Medan, pada awal Juni lalu, BBPOM telah memastikan takjil yang dijual di kota ini masih aman.
 
Sementara itu, Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen BBPOM di Medan, Fajar Sidik menambahkan, berdasarkan tinjauan lapangan yang telah mereka lakukan, dagangan takjil yang ada di kota ini dinilai sudah memenuhi syarat. "Awal puasa sudah kita ambil sampel dari sejumlah pedagang bukaan puasa. Hasilnya, sejauh ini semua masih memenuhi syarat," pungkasnya.(BS07)

Tags
beritaTerkait
Tingkatkan Perekonomian, Pasar di Medan Akan Dijadikan Pusat Jajanan Malam
Gubernur Resmikan Kampung Ramadan, Membeli Hanya Bisa Lewat Drive Thru dan Online
Kapoldasu Tegaskan Belum Ada Ditemukan Apel Berformalin dan Berlapis Lilin di Sumut
Makanan dan Minuman Ramadan Fair Bebas dari Zat Berbahaya
Siantar dan Simalungun Ditetapkan BBPOM Zona Merah untuk Bahan Makanan Formalin dan Boraks Marak
Makanan Berformalin Racuni Saluran Pencernaan Tubuh Manusia
komentar
beritaTerbaru
hit tracker