Senin, 17 Agustus 2026

Hari Kesehatan Sedunia 2017, Fokus Cegah Depresi

Minggu, 09 April 2017 15:30 WIB
Hari Kesehatan Sedunia 2017, Fokus Cegah Depresi
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Setiap tahun, tanggal 7 April diperingati oleh seluruh masyarakat di dunia sebagai Hari Kesehatan Sedunia. Tahun ini, tema global HKS 2017 adalah 'Depression: Lets Talk' dengan tema nasional adalah 'Depresi: Yuk Curhat!'.
 
Depresi adalah sebuah keadaan yang memiliki gejala berupa rasa sedih yang berkepanjangan dan hilangnya minat untuk melakukan kegiatan yang biasa disukai, diikuti penurunan kemampuan menjalankan kegiatan yang biasa dilakukan.
 
"Segala macam situasi bisa menyebabkan depresi. Depresi dapat terjadi pada siapapun, dalam usia berapapun. Ini perlu kita sosialisasikan agar kita bisa lebih menyadari gejala depresi yang dialami," ujar Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, dr HM Subuh MPPM dilansir dari laman resmi depkes.go.id, Minggu (09/04/2017).
 
Situasi depresi yang seringkali kita anggap sekedar perubahan suasana hati (mood). Depresi kerap tampak dalam bentuk gangguan tidur, perubahan nafsu makan, perasaan bersalah atau tidak berguna, lelah berkepanjangan, bahkan pemikiran menyakiti diri sendiri.
 
Pada kesempatan yang sama, perwakilan WHO untuk Indonesia, Dr Jihane Tawilah, menyatakan bahwa masalah depresi pada kenyataannya merupakan masalah yang sangat besar yang terjadi di tingkat global, termasuk Indonesia.
 
"Diperkirakan sebanyak 4% dari total populasi mengalami gejala depresi. Kondisi ini berkorelasi karena memperparah beberapa penyakit tidak menular seperti, diabetes, penyakit jantung, bahkan stroke. Untuk itulah depresi perlu diketahui, perlu disadari agar dapat dikelola dan ditanggulangi (treatable)," imbuhnya.
 
Sebuah fakta yang perlu diketahui, bahwa depresi yang berlarut-larut dan tidak ditangani, dapat mengantarkan pada tindakan bunuh diri. Hampir 800.000 kematian akibat bunuh diri terjadi setiap tahun terjadi di dunia atau dengan kata lain setiap 40 detik, seorang meninggal karena bunuh diri.(BS02)
 

Tags
beritaTerkait
Bullying Hingga Narkoba, Faktor Stres Timbulkan Gangguan Mental Remaja
Penyebab Kematian Mahira Disimpulkan Bunuh Diri
Bakamla RI Kerahkan Personel Bantu Tim SAR Cari Korban Bunuh Diri
Diduga Bunuh Diri, Seorang Wanita Lompat dari Ruko
Kapolrestabes Medan : Tingkatkan Kewaspadaan dan Penjagaan
Pasca Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Polda Sumut Minta Jajaran Tingkatkan Kewaspadaan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker