Sabtu, 09 Mei 2026

Bullying Hingga Narkoba, Faktor Stres Timbulkan Gangguan Mental Remaja

Senin, 04 Maret 2024 09:00 WIB
Bullying Hingga Narkoba, Faktor Stres Timbulkan Gangguan Mental Remaja
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Hari Kesehatan Mental Remaja Sedunia atau yang dikenal dengan World Teen Mental Wellness Day diperingati setiap tahun pada tanggal 2 Maret. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan kondisi mental para remaja.

Sebagaimana diketahui, masa remaja adalah masa eksplorasi dan pencarian jati diri. Namun akhir-akhir ini sering terjadi kasus bullying di kalangan anak-anak sekolah, tawuran antar remaja hingga persoalan narkoba yang cukup tinggi di kalangan remaja.

Wakil Direktur Pelayanan RSJ Prof Dr Ildrem, dr Indah Julika mengatakan bahwa bullying, tawuran dan narkoba bisa menjadi salah satu faktor stressor timbulnya gangguan mental di kalangan remaja. Menurutnya apabila tidak ditangani dengan segera akan menimbulkan gangguan mental yang lebih berat seperti kasus bunuh diri.

"Hal ini menunjukkan kurangnya pengawasan dan pengetahuan dari keluarga maupun sekolah," katanya kepada wartawan, Minggu (03/03/2023).

Untuk itulah, sebut dia, UPTDK RS Jiwa Prof Dr Muhammad Ildrem sebagai satu-satunya Rumah Sakit Jiwa milik pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memberikan pelayanan tidak hanya penanganan bagi pasien dewasa dan lansia.

"Tetapi juga siap memberikan pelayanan bagi pasien anak-anak dan remaja baik pelayanan dari psikologi hingga pelayanan spesialis jiwa, konsultan anak dan remaja serta pemberian edukasi baik bagi anak-anak di sekolah," jelasnya.

[br] Dalam kasus ini, Indah mengimbau agar orang tua tidak perlu takut atau malu untuk berkonsultasi ke RS Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem. Sehingga, pada saat mereka mengalami masalah mental, peran orang tua dan orang-orang di sekitarnya sangat dibutuhkan agar mereka tidak mengambil keputusan yang salah.

"Dengan adanya pelayanan ini, kita berharap penanganan permasalahan gangguan mental bagi remaja dapat teratasi baik secara langsung maupun melalui telekonseling. Sehingga akan dapat menggurangi bahkan menghilangkan kasus-kasus gangguan mental dan narkoba di kalangan remaja, dengan harapan remaja Indonesia menjadi remaja yang sehat, mandiri dan penuh inovasi," tandasnya.(BS04)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
Polrestabes Medan Sikat Rayap Besi-Narkoba, 15 Hari, 147 Tersangka Ditangkap
Polisi Sergap 2 Orang Pemuda Pengedar Sabu di Jalan Pasar III Medan
Barak Narkoba dan Judi Tembak Ikan di Desa Durin Simbelang Eksis Beroperasi
Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 12 Kg Sabu Asal Malaysia
Terkait Pengungkapan Jaringan Narkoba, Praktisi Hukum Hans Silalahi : Silahkan Buktikan di Pengadilan
Gubernur Sumut Apresiasi Upaya Polda dan Kodam I/BB Berantas Judi dan Narkoba
komentar
beritaTerbaru
hit tracker