Selasa, 12 Mei 2026

Jemaah Haji Diduga Mers-CoV Belum Sadarkan Diri

Jumat, 30 September 2016 16:01 WIB
Jemaah Haji Diduga Mers-CoV Belum Sadarkan Diri
beritasumut.com/ilustrasi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-‪Memasuki hari kedua, pasien berinisial M (69), warga Kabupaten Langkat yang terduga (suspek) mengidap Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (Mers-CoV) sepulang menunaikan ibadah haji dari tanah suci, masih belum sadarkan diri. Wanita itu masih dirawat secara intensif di ruang infeksius Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik, Medan, Kamis (29/09/2016).

‪Kasubag Humas RSUP H Adam Malik, Sairi M Saragih kepada wartawan mengatakan, kondisi pasien saat ini, selain belum sadarkan diri, suhu panas badannya 39,7 derajat celsius dengan tekanan darah 120/70. Penanganan pasien dilakukan di ruang infeksius, dibawah pengontrolan dokter spesialis paru, dipasang NGT, dan oksigen.‬

‪"Informasi dari medis tadi, supaya pasien lebih mudah dimonitor ada indikasi dipindahkan ke ruangan HDU hari ini, dan si pasien tidak terindikasi Mers-CoV. Itu yang disampaikan dokter ahli paru kepada saya," ungkap Sairi.‬

‪Hasil medis yang sudah dilakukan, sebut Sairi, sesuai diagnosa, M hanya menderita pneumonia atau peradangan paru, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) beserta Diabetes Melitus (DM).

"Karena diagnosanya pneumonia dan adanya penyakit lain, maka tim medis tidak melakukan lagi pengambilan swab yang kedua dan ketiga. Biasanya diambil swab sampai dua atau tiga kali. Tapi, khusus pasien ini, kita mengambilnya hanya sekali saja," ujarnya.‬

‪Sementara itu, Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut) sendiri masih menunggu hasil spesimennya yang telah dikirimkan ke Balitbangkes Kemenkes RI di Jakarta, apakah M betul menderita Mers-CoV atau tidak.

"Itukan masih diagnosa medis dari rumah sakit. Pastinya, kita masih menunggu hasil dari Balitbangkes Kemenkes," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Sumut Drs Agustama.

Lebih lanjut dikatakan Agustama, hasil jawaban dari Balitbangkes Kemenkes selanjutnya akan dikirimkan kembali ke Dinas Kesehatan Sumut. Karena pihaknyalah yang mengirimkan spesimen itu ke pusat. "Hasil itu paling cepat diketahui dua minggu setelah dikirim. Karena itu ada melalui proses untuk melihatnya," katanya.‬

‪Sebelumnya, pasien berinisial M terpaksa dievakuasi ke RSUP H Adam Malik, karena terduga mengidap Mers-CoV sepulang dirinya menunaikan ibadah haji di tanah suci.‬

‪Informasi yang diterima, pada Selasa (20/9), M, sempat berobat ke klinik haji di Arab Saudi karena mengalami demam dan batuk. Namun, keesokan harinya, kondisi pasien sudah lemas dan hanya bisa terbaring di tempat tidur saja.

Setibanya ditanah air, selanjutnya, pada Senin (26/9), pasien mulai mengalami penurunan kesadaran dan dibawa ke RSU Djoelham Binjai. Lalu pada keesokan harinya, pasien pun harus dirujuk ke RSUP H Adam Malik.‬

‪Plt Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Agustama sebelumnya sempat membenarkan adanya salah seorang jemaah haji suspek Mers-CoV. Hingga kini ia mengatakan, pasien masih mendapatkan perawatan yang intensif. "Ya, benar. Pasien kini masih dirawat di RS Adam Malik," katanya.(BS07)

Tags
beritaTerkait
KRI Diponegoro-365 Terima Kunjungan Kerja Tim Sops TNI AL di Mersin, Turki
Tri Sukseskan Kompetisi E-Sport di PON XXI Aceh-Sumut, Dongkrak Prestasi Atlet Lokal dari Sumut
Pulang dari Tanah Suci, Dinas Kesehatan Imbau Jemaah Lapor Kondisi Kesehatan
 Bobby Nasution Tekankan Perlunya Kajian Mendalam Perencanaan Kerja Sama Sister City Medan-Mersin, Turki
Bobby Nasution Buka Turnamen Mobile Legend, Berharap Jadi Wadah Untuk Menjadi Pro Player dan Atlet
Demi Kesehatan Warga, Prajurit Yonif 754 Datangi Kampung Rimer Sary
komentar
beritaTerbaru
hit tracker