Kamis, 02 April 2026

Inilah 5 Film Indonesia Terlaris Adaptasi Novel

Kamis, 09 Februari 2017 23:30 WIB
Inilah 5 Film Indonesia Terlaris Adaptasi Novel
BERITASUMUT.COM/IST
Film.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Film adaptasi novel memang selalu menarik perhatian, apalagi bagi para penggemar bukunya. Kali ini bioskop Indonesia kembali kedatangan film yang kisahnya diangkat dari novel best seller yang berjudul Surga yang Tak Dirindukan (SYTD) 2. 
 
Film garapan MD Pictures ini diangkat dari novel karya Asma Nadia dan dibintangi oleh aktor dan aktris Tanah Air ternama, diantaranya 
Fedi Nuril, Laudya Cynthia Bella, Raline Shah, dan Reza Rahadian. Film arahan Hanung Bramantyo tersebut tayang di bioskop mulai 9 
Februari 2017 dan tiketnya serta jadwal bioskop bisa dicek langsung di BookMyShow. 
 
“Seperti halnya film-film adaptasi novel lainnya, Surga yang Tak Dirindukan (SYTD) 2 juga memiliki daya tarik tersendiri. Kesuksesan film pertamanya semakin membuat masyarakat antusias menyaksikan film keduanya. Bisa jadi film ini akan menyusul kesuksesan film pertamanya yang rilis di tahun 2015 lalu,” ungkap Sudhir Syal, Co Founder & Director BookMyShow Indonesia dalam siaran persnya, Kamis (09/02/2017).
 
Dalam sejarah perfilman Indonesia, sudah tak terhitung banyaknya film-film yang kisahnya diangkat dari novel, dan banyak yang sukses di Box Office Indonesia. Dilansir dari filmindonesia.or.id, berikut ini BookMyShow sajikan 5 daftar film Indonesia terlaris yang diadaptasi dari novel.
 
Laskar pelangi (2008). Pendapatan kotor: Rp 165 miliar.Film Laskar Pelangi sukses menduduki posisi nomor satu sebagai film Indonesia terlaris adaptasi novel. Film produksi Miles Films ini diangkat dari novel best seller karya Andrea Hirata. Kisahnya yang menyentuh, membuat Laskar Pelangi sukses mengumpulkan 4,7 juta penonton. Keuntungan yang diraih filmnya ditaksir bernilai Rp 165 miliar.
 
Habibie & Ainun (2012). Pendapatan kotor: Rp 160 miliar.Di posisi kedua ditempati oleh film Habibie & Ainun. Film yang mengisahkan tentang perjalanan cinta BJ Habibie dan mendiang istrinya, Ainun ini diangkat dari buku autobiografi karya BJ Habibie. Film ini dibintangi oleh Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari yang sukses mengumpulkan 4,5 juta penonton. Dengan raihan penonton sebesar itu, filmnya ditaksir mengantongi pendapatan sebesar Rp 160 miliar.
 
Ayat-ayat Cinta (2008).Pendapatan kotor: Rp 125 miliar.Film drama-religi arahan Hanung Bramantyo ini menyusul di posisi ketiga dalam daftar film Indonesia terlaris yang diadaptasi dari novel. Film Ayat-ayat Cinta diangkat dari novel karya Habiburrahman El Shirazy dengan judul yang sama. Pada masanya film ini sukses besar dengan meraih 3,5 juta penonton, sementara itu keuntungan filmnya yang diraih ditaksir bernilai Rp 125 miliar.
 
My Stupid Boss (2016).Pendapatan kotor: Rp 106 miliar.Selanjutnya ada film My Stupid Boss yang berada di posisi keempat. Film drama komedi ini diangkat dari novel karya Chaos@work dengan judul yang sama. My Stupid Boss dibintangi oleh Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari yang meraih sukses dengan raihan penonton sebesar 3 juta. Sementara itu pendapatan filmnya ditaksir mencapai Rp 106 miliar.
 
Eiffel I'm in Love (2003).Pendapatan kotor: Rp 92 miliar.Film drama-romantis yang dibintangi Shandy Aulia dan Samuel Rizal berhasil meraih posisi kelima dalam daftar film Indonesia terlaris adaptasi novel. Film arahan Nasri Cheppy ini diangkat dari novel karya Rachmania Arunita dengan judul yang sama. Pada masanya film ini sukses mencuri perhatian dengan raihan penonton sebesar 2,6 juta, sementara keuntungan filmnya ditaksir mencapai Rp 92 miliar.(Rel)
 

Tags
beritaTerkait
Film Indonesia Menguat di Panggung Internasional Sepanjang 2025
Walikota Pematangsiantar Saksikan Gala Premiere Film Siantar Hotel Berdarah
Negeri Para Ketua Siap Ditonton Besok
Teaser Film 'Believe-The Ultimate Battle' Pada Malam Penganugerahan Pemenang Military Short Movie Festival 2024
Walikota Medan Dukung Penuh BPI Kembangkan Perfilman Nasional di Medan
Walikota Medan Terima Penghargaan Pelopor Kebangkitan Film Medan Menuju Kota Film di Indonesia
komentar
beritaTerbaru
hit tracker