KADIN Sumut: Kelangkaan BBM Ancam Iklim Usaha dan Stabilitas Ekonomi Daerah
beritasumut.com Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara menyoroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah w
Ekonomi
beritasumut.com– Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara menyoroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera Utara dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi tersebut dinilai telah mengganggu aktivitas ekonomi dan berpotensi mengancam iklim usaha di daerah.
Ketua Umum KADIN Sumatera Utara, Firsal Dida Mutyara, mengatakan kelangkaan BBM memberikan dampak langsung terhadap sektor logistik, industri, UMKM, pertanian, layanan kesehatan, hingga aktivitas masyarakat sehari-hari.
Menurutnya, bagi dunia usaha, BBM merupakan faktor utama yang menopang kelancaran distribusi barang dan mobilitas ekonomi.
Baca Juga:

Ketua Umum KADIN Sumatera Utara, Firsal Dida Mutyara.
Baca Juga:
"Ketika BBM langka, yang macet bukan hanya kendaraan. Rantai pasok bahan pokok, biaya produksi, dan mobilitas usaha ikut terganggu. Ini ancaman serius bagi iklim usaha di Sumut," ujar Dida Mutyara.
KADIN Sumut mencatat antrean panjang kendaraan di berbagai SPBU, khususnya di Kota Medan, telah menyebabkan kemacetan lalu lintas yang berdampak pada keterlambatan distribusi barang. Situasi tersebut juga dinilai mengurangi mobilitas masyarakat sehingga berpotensi menekan aktivitas ekonomi.
Menurut KADIN, kelangkaan BBM memiliki efek berantai terhadap berbagai sektor. Gangguan distribusi logistik dapat meningkatkan biaya operasional dan mendorong kenaikan harga barang di tingkat konsumen. Jika kondisi ini berlanjut, percepatan inflasi menjadi risiko yang harus diwaspadai.
UMKM disebut sebagai kelompok usaha yang paling rentan terdampak. Keterbatasan pasokan BBM dapat menghambat operasional usaha kecil dan menengah yang sangat bergantung pada kelancaran transportasi dan distribusi.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, KADIN Sumatera Utara menyampaikan beberapa rekomendasi, antara lain:
1. Memperkuat mitigasi distribusi BBM serta menyiapkan jalur distribusi alternatif guna mengurangi risiko gangguan pasokan.
2. Mengelola informasi kepada masyarakat secara terukur agar tidak memicu aksi panic buying yang dapat memperburuk kelangkaan.
3. Meningkatkan koordinasi antara Kementerian ESDM, Pertamina, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan tepat sasaran.
"KADIN sebagai wadah dunia usaha siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas pasokan BBM ke SPBU-SPBU. Dunia usaha membutuhkan kepastian agar roda perekonomian Sumatera Utara tetap berjalan dengan baik," tutup Dida Mutyara.
beritasumut.com Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara menyoroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah w
Ekonomi
Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Rabu (8/7/2026) sore menggerebek sarang narkoba di kawasan Sei Mencirim, Kabupaten Deli Serdang, yang t
Berita
Diduga PT Verena Multifinance dan Pan Pacifik Insurance Sabah mengabaikan dua kali annmaning (teguran) dari Pengadilan Negeri Medan terkait
Peristiwa
Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Sabtu (4/7/2026) pagi kembali membongkar upaya peredaran narkotika yang dikemas dalam vape, atau yang
Peristiwa
CitraLand Tanjung Morawa kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui Program Bedah Rumah bagi masyarakat di s
Berita
beritasumut.comKomandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Serti
Peristiwa
Putri Saraswati Dewi memohon dan berharap pihak Polrestabes Medan membebaskan suaminya (Roberto) yang saat ini masih ditahan. Ia menyatakan
Peristiwa
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara resmi menjalin kerja sama dengan Mogilev Branch of the Belarusian Chamber o
Ekonomi
beritasumut.comTransisi energi bukan sekedar peralihan dari sumber energi fosil menjadi ramah lingkungan. Sistemnya harus berkelanjutan dan
Peristiwa
puluhan massa yang tergabung dalam Forum Keadilan Sosial Rakyat Indonesia (FRAKSI) menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Markas Kepolisia
Peristiwa