Kamis, 02 April 2026

KADIN: Kelangkaan Plastik Bekas Picu Harga Polibag Naik 40%, Ancam Inflasi Pangan

Kamis, 02 April 2026 13:26 WIB
KADIN: Kelangkaan Plastik Bekas Picu Harga Polibag Naik 40%, Ancam Inflasi Pangan
ist
Wakil Ketua Bidang Pertanian, Perikanan, dan Perkebunan KADIN Medan, Johari
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com-Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Medan memperingatkan potensi tekanan inflasi pangan akibat kelangkaan bahan baku plastik bekas jenis polyethylene (PE). Sejak 2025, pasokan bahan baku tersebut dilaporkan turun hingga 30–50%, sehingga mendorong kenaikan harga polibag hingga 40%.

Wakil Ketua Bidang Pertanian, Perikanan, dan Perkebunan KADIN Medan, Johari, mengatakan industri saat ini terpaksa beralih menggunakan bahan baku biji plastik murni (virgin) karena sulitnya memperoleh material daur ulang.

"Peralihan ke bahan baku virgin membuat biaya produksi meningkat signifikan. Dampaknya langsung terasa di harga polibag yang naik 25–40%," ujarnya di Medan, Kamis (2/4/2026).

Baca Juga:

Kenaikan harga tersebut berdampak langsung pada sektor pertanian, khususnya pada tahap pembibitan yang sangat bergantung pada polibag sebagai media tanam. KADIN mencatat, lonjakan ini mendorong kenaikan biaya produksi petani sebesar 5–10%.

Dalam jangka menengah, kondisi tersebut berpotensi memicu kenaikan harga hasil panen di tingkat petani sebesar 3–8%, terutama pada komoditas hortikultura dan perkebunan.

Baca Juga:

Ketua KADIN Medan, Arman Chandra, menilai tekanan biaya dari sisi hulu ini tidak hanya membebani petani, tetapi juga berisiko memperbesar inflasi daerah.

"Jika tidak diantisipasi, dampaknya bisa menambah inflasi daerah sekitar 0,2–0,5%, terutama dari kelompok bahan pangan," katanya.

Dorong Intervensi Pemerintah

KADIN Medan mendorong pemerintah segera melakukan langkah intervensi guna menjaga stabilitas pasokan bahan baku sekaligus menekan biaya produksi.

Beberapa langkah yang diusulkan antara lain penegakan regulasi perdagangan plastik, penguatan industri daur ulang, pemberian insentif bagi pelaku usaha daur ulang, serta pengembangan alternatif media pembibitan yang lebih ekonomis.

Tanpa langkah cepat, KADIN menilai tekanan terhadap sektor pertanian akan terus berlanjut dan berpotensi mengganggu stabilitas harga pangan nasional.

Tags
beritaTerkait
KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan
Ketua KADIN Halal Bihalal dengan Ketua DPRD dan Wakil Walikota Medan
Kadin Sumut Apresiasi Kepemimpinan Bobby Nasution, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Pemulihan Pascabencana
Pengurus KADIN Medan Salurkan Bantuan Sosial ke Kuala Simpang, Aceh Tamiang
Badan Legislasi DPR RI Kunjungi Kadin Sumatera Utara Bahas Penyusunan RUU Kadin
Peduli Korban Banjir Bandang, Anindya Bakrie Salurkan Bantuan Kadin ke Aceh, Sumut, dan Sumbar
komentar
beritaTerbaru
hit tracker