Rabu, 27 Mei 2026

Bahas Kerjasama Potensi Ekonomi, Kedubes Belanda Kunjungi Pemprov Sumut

Selasa, 26 Oktober 2021 21:15 WIB
Bahas Kerjasama Potensi Ekonomi, Kedubes Belanda Kunjungi Pemprov Sumut
BERITASUMUT.COM/BS03
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama Kedutaan Besar (Kedubes) Kerajaan Belanda melakukan pembahasan terkait potensi kerja sama ekonomi di ruang kerja Wakil Gubernur (Wagub) Sumut, Lantai 9, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (26/10/2021).

Pembahasan ini, diikuti langsung oleh Head Economic Departement Embassy of The Kingdom Netherland in Indonesia Hans De Brabander bersama Wagub Sumut Musa Rajekshah, didampingi Agriculture Counseller Joost Van Uum, Honorary Concul of The Kingdom Netherland Sumatera Ony Indra Kesuma dan rombongan.

Baca Juga : Sekitar 1,5 Juta Penduduk di Sumut Jadi Pengguna Narkoba, Penanganan Penyalahgunaan Narkoba Perlu Dukungan

Wagub Musa Rajekshah menyampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan Divisi Ekonomi Kedubes Belanda ini ke Pemprov Sumut. Apalagi, dibarengi rencana kerja sama di bidang pertanian dan perkebunan."Kita di Sumatera Utara memang pertanian, perkebunan dan perikanan menjadi mata pencarian terbesar sebagian masyarakat. Bahkan untuk perkebunan dengan hasil kelapa sawit dan CPO menjadi yang terbesar setelah Kalimantan," ungkap Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck.

Ijeck menyebutkan, tidak hanya sawit, Sumut juga memiliki komoditi perkebunan lain seperti kopi, coklat dan teh, serta komoditi pertanian dengan beraneka ragam sayuran. Bahkan saat ini, sambung dia, presiden juga tengah menggalakkan food estate di beberapa daerah di Provinsi Sumut yang pilot projectnya berada di Kabupaten Humbahas."Karenanya kita sangat senang adanya hubungan Indonesia-Belanda khususnya di Provinsi Sumut," ujarnya.

Ijeck menjelaskan, kerja sama Pemprov Sumut dan Belanda tentu akan sangat bermanfaat terutama terkait potensi pasar dan edukasi yang dapat diberikan kepada petani. Apalagi selama ini, petani tidak memiliki kemampuan dalam mengontrol pasar, khususnya ketika sedang masa panen.

Terkait hasil produksi sawit, Ijeck menyatakan, Sumut telah memiliki Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan beberapa perusahaan yang ada telah tersertifikasi di dalamnya. Karena itu, tambah Ijeck, dengan bisa berjalan bersamanya Provinsi Sumut dan Kedubes Belanda akan membuka peluang, misalnya peluang untuk masuk ke pasar Eropa, di samping pengembangan UMKM, lingkungan dan pariwisata."Harapannya setelah ini ada kerja sama lanjutan yang secara langsung bisa dilaksanakan untuk potensi bisnis ini," terangnya.

Sementara itu, Head Economic Departement Embassy of The Kingdom Netherland in Indonesia Hans De Brabander menyampaikan, jika pihaknya memang ingin melakukan kerja sama terutama di bidang pertanian, perkebunan maupun lingkungan. Dia juga berharap, kerja sama yang dilakukan diharapkan dapat bersifat edukasi dan sosial.

Turut hadir dalam pertemuan ini, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Zubaidi, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Basarin Yunus Tanjung, dan Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Muhammad Haldun.(BS03)

Baca Juga:
Editor
:
Tags
beritaTerkait
Pertamina Sumbagut Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, Hadirkan Foodcourt UMKM di Aceh Besar
Youthpreneur Academy 2025: The Founder’s Path for Practical Entrepreneurial Success, FEB USU Dorong Mahasiswa Jadi Entrepreneur Sukses
Presiden Prabowo Bahas Respons Ekonomi Global dan Kebijakan Tarif bersama Jajaran Kabinet
Serahkan LKPD Tahun 2024 ke BPK, Gubernur Sumut Targetkan Raih WTP ke-11
Gubernur Sumut Luncurkan Mudik Gratis Lebaran Bagi Mahasiswa di Luar Sumatera
Belanda Vs Spanyol 2-2: Gol Injury Time Batalkan Kemenangan De Oranje
komentar
beritaTerbaru
hit tracker