Senin, 25 Mei 2026

KemenPPPA Perkuat Komitmen dalam Implementasi Praktik Baik Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Sabtu, 16 Oktober 2021 15:00 WIB
KemenPPPA Perkuat Komitmen dalam Implementasi Praktik Baik Pemberdayaan Ekonomi Perempuan
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com - Sebagai rangkaian kegiatan The 4th ASEAN Ministerial Meeting on Women (AMMW) yang diselenggarakan tanggal 5 sampai dengan 15 Oktober 2021, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyelenggarakan webinar tentang “Berbagi Praktik Terbaik Implementasi Kemitraan Pemerintah dan Swasta dalam Pemberdayaan Ekonomi Perempuan” yang dihadiri oleh perwakilan pihak swasta kemitraan pemerintah yang selama ini telah berkomitmen dalam pemberdayaan perempuan Indonesia.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga menegaskan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk memajukan status perempuan, saat ini kami memiliki lima program prioritas Presiden untuk meningkatkan status dan dukungan bagi perempuan dan anak, salah satunya ialah, Peningkatan Pemberdayaan Perempuan dalam Kewirausahaan yang Berperspektif Gender.

“Kami mengedepankan pemberdayaan ekonomi perempuan karena ketahanan ekonomi perempuan tidak hanya berbicara tentang mata pencaharian mereka tetapi juga salah satu strategi utama untuk melindungi hak asasi perempuan. Selain itu, promosi pentingnya partisipasi perempuan dalam angkatan kerja baik di sektor publik maupun swasta harus terus digalakkan, sebab telah terbukti bahwa dengan mempromosikan lebih banyak perempuan dalam posisi kepemimpinan, kontribusi signifikan terhadap kesejahteraan dan penghidupan karyawan perempuan dan laki-laki dapat diakui. Oleh karena itu, kita perlu terus mengumpulkan pembelajaran tentang partisipasi dan kontribusi perempuan dalam angkatan kerja yang dapat dibagikan kepada masyarakat luas,” tutur Menteri Bintang, dilansir dari Kemenpppa.go.id, Sabtu (16/10/2021).

Baca Juga:

Baca Juga : Perempuan Berdaya, Tingkatkan Perekonomian Bangsa

Disebutkannya, berbagai kerjasama telah dan akan terus dilakukan oleh Kemen PPPA dengan berbagai stakeholder baik antar sektor publik maupun swasta terkait dengan pemberdayaan perempuan, Menteri Bintang menuturkan misalnya, saat ini Kemen PPPA dan PT PNM (Persero) telah membuat program pembiayaan untuk memberikan pinjaman dan bantuan bagi perempuan kurang mampu.

Baca Juga:

[br] “Selain memperluas akses perempuan terhadap pendanaan, kami juga mensosialisasikan materi pemberdayaan perempuan, kepemimpinan, dan kesetaraan gender bagi perempuan di akar rumput melalui program ini. Selain itu, perkembangan teknologi digital 4.0 berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi digital. Hal ini menyebabkan otomatisasi yang mempengaruhi tenaga kerja berketerampilan rendah, terutama perempuan. Menyadari isu-isu tersebut, terutama dengan perubahan pesat dalam perkembangan bisnis, penting untuk mempertimbangkan kesempatan yang sama bagi perempuan dalam mencapai pekerjaan dan jenjang karir yang lebih baik di era digital. Untuk mencapai tujuan tersebut, kita harus memasukkan prinsip-prinsip pengarusutamaan gender dalam proses bisnis, serta menciptakan informasi pekerjaan yang dapat diakses, dan dukungan masyarakat untuk perempuan,” ujar Menteri Bintang.

Direktur Eksekutif Philippines Commission on Women dan ASEAN Committee on Women (ACW) Philippines Focal Point, Kristine Yuzon-Chaves mengatakan perempuan di Philippines yang menduduki posisi manajemen senior (CFO, COO, Direktur SDM) terutama di sektor swasta sudah mencapai lebih dari 50 persen jabatan manajer adalah perempuan.

“Pemerintah Philippines berkomitmen untuk menghapus hambatan terhadap kesetaraan gender di tingkat senior dengan memastikan akses yang sama terhadap peluang kerja yang berkembang, memungkinkan kondisi kerja yang fleksibel bagi perempuan, meninjau pendekatan rekrutmen, memberikan pendampingan dan pembinaan kepada perempuan, dan membuat rencana kesinambungan bisnis yang baik untuk menghadapi bencana. Hal ini dilakukan dalam rangka memberikan perlindungan dan pemberdayaan terhadap perempuan,” ujar Kristine.

Baca Juga : Menteri Bintang Dukung Pembangunan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA)

Dalam pernyataan penutup, Deputi Bidang Kesetaran Gender Kemen PPPA sekaligus Ketua ASEAN Committee on Women, Lenny N Rosalin menuturkan Pemerintah memiliki tugas dan kapasitas untuk mempromosikan kesetaraan gender dan hak-hak perempuan. Untuk itu, diperlukan sinergi dan komitmen antara pemerintah pusat dan daerah serta peran serta masyarakat yang meliputi lembaga profesi, swasta, media, akademisi, lembaga penelitian, organisasi keagamaan dan masyarakat.

[br] “Adapun hasil rekomendasi yang dapat dipertimbangkan yakni, pertama, mekanisme pengarusutamaan gender harus dimasukkan ke dalam proses proyek untuk memperkuat gender dalam kemitraan publik-swasta (KPS). Kedua, KPS harus mengambil pendekatan berbasis bukti melalui penilaian dampak gender. Studi-studi ini harus mempertimbangkan dampak pada perluasan cakupan (kuantitas) dan keterjangkauan, aksesibilitas dan kesesuaian (kualitas), di semua tahap. Kami yakin bahwa hal yang didapatkan dari webinar ini akan semakin memperdalam kesadaran dan pemahaman kita tentang pentingnya inisiatif pemberdayaan ekonomi perempuan dari sektor publik dan swasta, terutama di era digital dan konteks pandemi," kata Lenny.

Praktik baik yang ditunjukkan oleh negara-negara ASEAN dan ASEAN sebagai komunitas mendorong kita untuk mempertimbangkan tindakan kolaboratif sebagai strategi untuk memperkuat kapasitas perempuan untuk mengakses peluang pembangunan ekonomi yang setara yang berlanjut ke efek jangka panjang untuk kesetaraan gender. "Secara keseluruhan, kami berharap webinar ini dapat bermanfaat bagi semua negara dalam hal pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender di ASEAN,” pungkas Lenny.

Dalam webinar tersebut, hadir pula sebagai pembicara lainnya yakni, Regional Programme Manager, WeEmpowerAsia, UN Women Regional Office for Asia and the Pacific, Katja Freiwald, dan Co-founder-Chief of Community & Partnership Du'Anyam, Hanna Keraf yang juga berbagai praktik baik dalam hal pemberdayan perempuan dan kesetaraan gender di perusahaannya masing-masing dalam rangka mendukung upaya pemerintah. (BS09)

Editor
:
Tags
beritaTerkait
SheHacks 2024, Bentuk Nyata Dukungan Indosat Bagi Pemberdayaan Perempuan
Nawal Lubis Raih Anugerah Penghargaan Perempuan Inspirasi Indonesia 2021 dari IPEMI
Panglima TNI Bersama Kapolri Berikan Dukungan Psikososial Bagi Anak-Anak Terdampak Covid-19
KemenPPPA: Eksploitasi-Perdagangan Anak Naik Tinggi Saat Pandemi
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemko Medan Terima Anugerah Parahita Ekapraya 2020
Perempuan Berdaya, Tingkatkan Perekonomian Bangsa
komentar
beritaTerbaru
hit tracker