Jamin Pasokan Listrik Anti Padam, Premium Office Tower Podomoro City Deli Medan Hadirkan Solusinya
beritasumut.com Insiden pemadaman listrik massal (blackout) yang sempat melumpuhkan aktivitas ekonomi di sejumlah wilayah Sumatera Utara, k
Ekonomi
Beritasumut.com - Pemerintah terus berupaya menjalankan berbagai program untuk mencegah kasus stunting, di antaranya dengan mendorong konsumsi sumber makanan yang sehat, aman dan beragam serta kaya terhadap kandungan gizi mikro. Stunting merupakan gangguan pertumbuhan pada anak, yakni tinggi badan anak lebih rendah dari standar usianya. Kementerian Perindustrian turut berperan dalam pencegahan stunting melalui upaya peningkatan konsumsi produk hasil pengolahan ikan.
Ikan merupakan salah satu sumber pangan lokal yang dapat dikembangkan karena sehat dan kaya akan kandungan gizi mikro. “Ikan merupakan komoditas yang kaya akan gizi dan mudah dijumpai di sekitar kita,†kata Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika, dilansir dari Kemenperin.go.id, Jumat (15/10/2021).
Ketika memberikan paparan pada webinar tentang Diversifikasi Olahan Hasil Perikanan dalam Rangka Pemenuhan Gizi Masyarakat di kala Pandemi, Plt. Dirjen Industri Agro menyampaikan bahwa ikan mengandung protein, lemak, minyak ikan, vitamin A, D, B6, B12, mineral, yodium, dan zat besi, sehingga dapat mengatasi masalah kekurangan zat gizi mikro pada masyarakat.
Baca Juga:
Baca Juga : Jumlah Balita Stunting di Medan Menurun, dari 491 Jadi 393
Putu juga melaporkan, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2018, Indonesia merupakan salah satu negara yang mengalami beban ganda gizi. “Beban ganda gizi tersebut adalah kekurangan zat gizi mikro yang menyebabkan stunting yang kemudian menimbulkan kerugian ekonomi negara sebesar 2-3% dari PDB per tahun,†jelasnya.
Baca Juga:
[br] Disebutkannya, pemerintah menargetkan prevalensi stunting turun 14 persen pada tahun 2024. Prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2014 berada pada angka 37 persen dan berhasil ditekan hingga mencapai angka 27,6% pada tahun 2019.
Putu menjelaskan, pemerintah berupaya menanggulangi permasalahan stunting melalui program suplementasi, upaya perubahan perilaku konsumsi masyarakat agar mengkonsumsi sumber makanan yang beragam dan kaya akan kandungan gizi termasuk zat gizi mikro serta sehat dan aman, serta fortifikasi pangan. “Solusi yang paling dekat adalah mengupayakan konsumsi ikan karena Indonesia mempunyai potensi perikanan yang sedemikian besar,†terang Putu.
Konsumsi ikan nasional terus mengalami peningkatan seiring dengan pertumbuhan penduduk Indonesia. Konsumsi ikan nasional naik dari 47,34 kg/kapita/tahun pada tahun 2017 menjadi 54,50 kg/kapita/tahun pada tahun 2019 dan pada tahun 2021 konsumsi ikan nasional ditargetkan sebesar 60 kg/kapita/tahun. “Konsumsi ikan di negara kita perlu terus ditingkatkan. Selain karena kandungan zat gizi mikronya yang bermanfaat bagi masyarakat yang mengkonsumsinya, Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi produksi ikan yang sangat banyak,†ungkap Putu.
Baca Juga : Peringatan Harganas Ke-28, Wali Kota Medan Berharap Keluarga Berperan dalam Mencegah Stunting
Putu menambahkan, industri pangan olahan masih memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. “Dari data konsumsi pangan olahan, baru 30% sumber daya yang kita olah. Masih ada potensi 70% yang dapat dikembangkan untuk menciptakan lapangan kerja baru,†imbuhnya.
Oleh karena itu, Kemenperin mendorong pengembangan industri pengolahan ikan agar lebih poduktif dan inovatif. “Jika kita mampu merevitalisasi dan mengembangkan industri makanan dan minuman, termasuk industri pengolahan pangan, akan membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pemenuhan gizi masyarakat. Apalagi, unit usaha sektor industri makanan minuman didominasi oleh skala usaha kecil dan mikro. “Sebanyak 99,54% dari total unit usaha sektor industri mamin merukan skala usaha kecil dan mikro, sisanya merupakan skala menengah-besar,†pungkas Putu. (BS09)
beritasumut.com Insiden pemadaman listrik massal (blackout) yang sempat melumpuhkan aktivitas ekonomi di sejumlah wilayah Sumatera Utara, k
Ekonomi
beritasumut.com Direktur Akademi PSMS Medan, Legimin Raharjo pemain Bekasi City FC, Iksan Chan dan mantan Pelatih PSPS dan PON Sumatera Ut
Olahraga
beritasumut.comPuluhan mesin judi tembak ikan yang dikendalikan dan dikelola oleh berinisial DS eksis beroperasi penuh 24 jam tanpa jeda di
Peristiwa
beritasumut.com Sidang gugatan eks karyawan terhadap PT Tor Ganda kembali bergulir di Pengadilan Negeri Medan, Senin (11/5/2026). Dalam per
Peristiwa
beritasumut.comDalam rangka menyambut Hari Raya Waisak, umat Buddha bersama organisasi kemasyarakatan melaksanakan kegiatan penaburan eco e
Cerita Sumut
Lippo Karawaci menunjuk Bambang Soesatyo sebagai Komisaris Independen dan Indra Yuwana sebagai Presiden Direktur dalam RUPST 2026.
Ekonomi
beritasumut.com Sidang perdana perkara pembatalan perdamaian (homologasi) yang diajukan oleh 34 mantan karyawan terhadap PT Tor Ganda di Pe
Peristiwa
PT Dua Rimba Medtech Indonesia resmikan fasilitas di Cikarang untuk dorong manufaktur alat kesehatan lokal dan solusi perawatan luka modern.
Kesehatan
KADIN Medan apresiasi TNI AL tangkap begal di Belawan. Langkah tegas dinilai tingkatkan keamanan dan kepercayaan dunia usaha.
Peristiwa
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker)
Ekonomi