Selasa, 28 Juli 2026

Pengerjaan Parit Beton Desa Sei Siur Langkat Diduga Tak Sesuai Bestek

Kamis, 13 Juli 2017 12:14 WIB
Pengerjaan Parit Beton Desa Sei Siur Langkat Diduga Tak Sesuai Bestek
beritasumut.com/BS08
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Pengerjaan pembangunan parit beton di Dusun II, Lorong Citra, Desa Sei Siur, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, disoal warga. Karena selain tidak sesuai bestek, pekerjaan yang menggunakan anggaran Dana Desa (DD) senilai Rp 239.215.000, dinilai banyak mark up. 
 
Seperti yang diutarakan Suhartono, selaku warga sekitar di lokasi pembangunan. Pekerjaan tidak sesuai bestek dinilai dari pengerjaan yang tertulis di papan plang kalau pengerjaan pembangunan parit beton. Namun, fakta di lapangan pembangunan parit tidak dicor dibeton, melainkan hanya dipasang menggunakan batu bata. 
 
"Dipapan proyek kan jelas tertulis pengerjaan pembangunan paret beton. Paret beton itukan dicor, ini kok cuma dipasang pakai batu bata. Ini kan diduga sudah tidak sesuai bestek," kata Suhartono. 
 
Ada dugaan mark up sendiri, aku dia, pekerjaan yang dikerjakan tak sesuai anggaran. Dimana diduga terjadi penggelembungan anggaran. Sebab, tahun sebelumnya pekerjaan yang sama anggaran desa yang dipakai hanya sekitar seratus jutaan. Sementara tahun ini mencapai dua ratusan juta. 
 
"Tahun ini pengerjaan Parit panjangnya 1.100 meter, hanya selisih 100 meter saja. Tapi kenapa anggaran sangat besar sampai selisih seratus jutaan. Dan setelah saya ukur panjang pengerjaan hanya 1.060 tidak sesuai panjang yang dianggarkan," sebutnya.
 
Keanehan yang lain, pihak diduga suruhan Kepala Desa Radikin, ada meminta sejumlah kwitansi kosong kepada pemilik panglong Tedy. Sehingga timbul dugaan adanya penggelembungan angaran. 
 
"Kalau tidak percaya, coba abang cek ke panglong Tedy. Pihak desa ada meminta sejumlah kwitansi kosong yang di stempel. Jadi untuk apa kwitansi ber stempel itu kalau bukan untuk disalahgunakan. Karena mereka berbelanja barang disana," sambung Joko, selaku warga lain yang merupakan tokoh pemuda di sana. 
 
Terpisah Kades Desa Sei Siur Rakidin, seolah enggan ditemui. Saat disambangi dikantornya, beberapa petugas desa tidak mengetahui keberadaannya. Bahkan coba di telpon via selular, panggilan ditolak dan sms yang dilayangkan tak kunjung dijawab.(BS08)

Tags
beritaTerkait
Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja
Kunker ke Singkawang, Menko AHY Hadiri Perayaan Cap Go Meh dan Cek Pembangunan Infrastruktur
Resmikan Terminal Ferry International Gold Coast, Menko AHY: Untuk Memperkuat Konektivitas
Apresiasi Pengelolaan Arus Mudik-Balik Lebaran, Menko AHY: Ini Kontribusi dari Semua Pihak
Walikota Medan Minta Dinas SDABMBK Petakan Jalan Rusak dan Drainase Yang Perlu Diremajakan
Safari Ramadan di Masjid Salam, Walikota Medan: Belawan Fokus Pembangunan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker