Jumat, 26 Juni 2026

Diduga Ada Spekulan yang Tak Senang dengan Pemerintah, Harga Bawang Putih Naik

Selasa, 06 Juni 2017 21:30 WIB
Diduga Ada Spekulan yang Tak Senang dengan Pemerintah, Harga Bawang Putih Naik
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Masih belum stabilnya harga bawang putih di beberapa daerah, jadi perhatian serius anggota Komisi VI DPR RI Slamet Junaidi. Dia mengaku heran harga komoditi ini sering tidak stabil. Padahal harganya sudah dipatok oleh Kementerian Perdagangan dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 38.000 per kg.
 
“Tidak habis pikir juga dengan harga bawang putih ini, terkesan harganya coba-coba dipermainkan oleh para spekulan yang ingin mengeruk keuntungan lebih dengan memanfaatkan tingginya permintaan pada bulan Ramadan dan  Idul Fitri,” ujarnya melalui siaran persnya, Selasa (06/06/2017).  
 
Diakuinya, hampir 95 persen kebutuhan bawang putih nasional berasal dari negera lain, seperti Tiongkok dan India. Produksi dalam negeri saat ini baru bisa mencukupi kebutuhan sebesar 5 persen saja. Namun demikian, ketersediaan bawang putih ini sebetulnya relatif terkendali.
 
Dalam berbagai rapat antara Komisi VI dengan Kemendag dan Bulog, lanjutnya, mereka selalu menyebutkan soal kesiapan mereka dalam memenuhi pasokan pangan terutama dalam menghadapi Ramadan dan Idul Fitri 2017. “Pak Menteri dan Kepala Bulog, selalu bilang aman dan cukup pasokan kebutuhan. Kok, bisa harganya masih tidak stabil. Ini ada apa?” tanya Slamet Junaidi bernada retorik.
 
Dia menilai sangat tidak logis jika kenaikan harga ini disebabkan kelangkaan pasokan. Dia menduga ada spekulan yang tidak senang dengan harga yang ditentukan oleh pemerintah. “Pengen cari keuntungan dengan memanfaatkan situasi. Apalagi stok pasokan bawang putih cukup besar di tangan mereka,” tutur politisi NasDem ini. 
 
Slamet menyatakan selalu mendukung setiap langkah Kemendag dan Satgas Pangan dalam menstabilkan harga pangan. Dia meminta keduanya tidak pernah berhenti untuk selalu tegas menindak para importir yang terbukti menimbun. “Cabut izin importir dan hukum para pelakunya. Negara tidak boleh kalah oleh para spekulan!" tegasnya mengakhiri. (Rel)

Tags
beritaTerkait
Pasar Murah Imlek 2026 di Medan, Pemkot Hadir Bantu Warga Jelang Perayaan Tahun Baru Tionghoa
Badan Legislasi DPR RI Kunjungi Kadin Sumatera Utara Bahas Penyusunan RUU Kadin
Reses DPR ke Polres Pematangsiantar, Hinca Pesankan ini ke AKBP Sah Udur
Wujudkan Tanam Padi Tiga Kali Setahun, Gubernur Sumut Minta Bantuan ke Presiden untuk Perbaikan Tanggul
Hadiri Bukber Fraksi PD, AHY: Suarakan Aspirasi Rakyat, Sukseskan Pemerintahan Prabowo
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Pemerintahan Bersih dan Pemanfaatan Sumber Daya Secara Bijak
komentar
beritaTerbaru
hit tracker