Sabtu, 23 Mei 2026

Menperin: Orientasi Harga Gas Untuk Multiplier Effect Pembangunan Industri

Rabu, 05 Oktober 2016 15:32 WIB
Menperin: Orientasi Harga Gas Untuk Multiplier Effect Pembangunan Industri
beritasumut.com/ist
Menperin memberikan keterangan kepada pers usai Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Menteri Perindustrian (Menperin), Airlangga Hartarto, usai Rapat Terbatas di Kantor Presiden (04/10/2016) menyampaikan bahwa arahan Presiden orientasi dari harga gas itu untuk multiplier effect pembangunan industri.

“Jadi pembangunan industri didorong untuk melakukan substitusi impor. Seperti turunan petrokimia dari gas itu bisa ke metanol, urea, kemudian bisa turun polietilen, polipropilen, bahkan formaldehyde bahan baku untuk membuat lem kayu,” jelas Menperin seraya menyampaikan hal itu untuk memperkuat daya saing industri.

Lebih lanjut, Airlangga juga menyampaikan bahwa telah mengindentifikasikan 11 industri termasuk 1 kawasan, yang diharapkan sesuai arahan Presiden, yaitu di bawah 6 dolar atau sama dengan harga ekspor plus biaya transportasinya.

“Maka ini akan diperlukan perbaikan regulasi terutama di hilir dan juga asumsi-asumsi dari mekanisme teknis seperti depresiasi. Sehingga dengan demikian, target capaian harga keekonomian gas sebagai pendorong ekonomi ini bisa dicapai,” ujar Menperin, seperti dilansir setkab.go.id.

Presiden Joko Widodo, menurut Menperin, memberi waktu 1 bulan, baik di Kemenko Perekonomian, Kemenko Kemaritiman, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perindustrian agar hitungannya difinalisasi. “Dan juga target untuk multiplier effect termasuk penerimaan negara sesudah nanti industri-industri ini terbangun,” tegas Airlangga.

Hal lain yang perlu diperhatikan, menurut Airlangga, yakni pembahasan terkait dengan pengembangan gas di Cepu.

“Jadi kita akan mengoptimalisasikan seluruh potensi-potensi gas yang ada, sehingga industri bisa terbangun kembali dan perwilayahan industri tidak hanya menunjang di Jawasentris tetapi juga bisa ke Indonesiasentris,” pungkas Menperin akhiri keterangan persnya.(BS01)
 

Tags
beritaTerkait
Pengecer Tak Lagi Jual LPG 3 Kg, Pemerintah Bilang Bukan Persulit Rakyat
Polda Sumut Gerebek Gudang Pengoplosan Gas Elpiji Subsidi di Pakpak Bharat
Jelang Natal dan Tahun Baru, Pj Gubernur Sumut Minta Ketersediaan Pasokan BBM dan LPG Terjamin
Polda Sumut Gerebek Pangkalan Pengoplos Gas Bersubsidi, Delapan Pekerja Diamankan
Distribusi LPG 3 Kg Bersubsidi Tepat Sasaran Perlu Dimantapkan
Bareskrim dan Polda Sumut Ungkap Praktek Pengoplosan Gas Subsidi di KIM II, Tiga Tersangka Ditangkap
komentar
beritaTerbaru
hit tracker