Senin, 18 Mei 2026

Penjualan Bendera Menurun, Pedagang Mengeluh

Selasa, 16 Agustus 2016 21:40 WIB
Penjualan Bendera Menurun, Pedagang Mengeluh
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Bendera Merah Putih
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Pedagang bendera merah putih dan pernak-pernik peringatan HUT RI Ke 71 seperti umbul – umbul dan tiang bendera mengeluhkan sepinya pembeli padahal peringatan HUT RI tinggal satu hari lagi.
 
Ibu Alif (39) warga Lubuk Pakam salah seorang pedagang bendera merah putih dan pernak–pernik HUT RI ke-71 yang berjualan di Jalan T Imam Bonjol, Kelurahan Lubuk Pakam III, Kecamatan Lubuk Pakam saat ditemui pada Selasa (16/08/2016) mengungkapkan, pembeli tahun lalu lebih ramai dibandingkan tahun ini.
 
“Pembelinya lebih ramai tahun semalam kalau dibandingkan tahun ini,” ujar ibu Alif. Lanjut Ibu Alif yang sehari–hari berjualan Es jagung ini menerangkan, dirinya sudah empat tahun berjualan bendera dan pernak–pernik HUT RI namun tidak pernah sesepi tahun ini. Bahkan menurut ibu beranak 1 ini jualannya tidak laku selama beberapa hari.
 
“Aku berjualan dibantu suamiku sejak dua minggu lalu , jualanku pernah tidak laku selama berhari – hari semakin sepinya pembeli,” keluh Ibu Alif. Ibu Alif pun mengungkapkan, tahun lalu omset jualannya per hari bisa mencapai Rp 2,2 juta perhari namun tahun ini omsetnya menurun drastis.
 
“Tahun lalu omset per hari mencapai Rp 2,2 juta per hari namun tahun ini jauh dari harapan. Kalau tidak laku, barang kembali sama toke. Harapannya tahun depan pembeli lebih ramai lagi,” jelas Ibu Alif. (BS05)

Tags
beritaTerkait
PUD Pasar Kota Medan Akan Berikan Kompensasi Bagi Pedagang Yang Terdampak Kebakaran Pusat Pasar
TMII Usut Dugaan Sekuriti Keroyok Pedagang Asongan Masuk Tak Bayar Tiket
Penertiban Pedagang dan Monitoring Arus Lalu Lintas di Sekitar Kota Gunungsitoli
Askomlek Panglima TNI Pimpin Upacara Bendera 17-an Bulan November Tahun 2024
Upacara Penurunan Bendera Merah Putih Berlangsung Lancar dan Khidmat
Oknum TNI Kasus Pembunuhan Pedagang Obat, Dihukum Seumur Hidup
komentar
beritaTerbaru
hit tracker