Wisata

Festival Danau Toba 2017 Libatkan 2.000-an Pengisi Acara



Festival Danau Toba 2017 Libatkan 2.000-an Pengisi Acara
beritasumut.com/BS03
Beritasumut.com-Festival Danau Toba (FDT) 2017 yang akan berlangsung 6-9 Desember 2017 Desember mendatang akan diisi 2000-an orang dengan berbagai acara di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas). 

 

Tidak hanya diisi oleh banyaknya acara, di even FDT tahun ini memiliki konsep yang berbeda dari pelaksanaan tahun sebelumnya. Salah satunya pemilihan lokasi kegiatan yakni di kawasan Taman Wisata Sipinsur dan Bakkara. Lokasi ini menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Elisa Marbun merupakan bagian dari Geopark Kaldera Toba (GKT) yang merupakan situs bumi dengan target pengakuan dari UNESCO sebagai Global Geopark Network (GGN).

 

“Bedanya kita untuk tahun ini, FDT 2017 berbasis Geopark. Karena itu kita mengambil tempat di Taman Wisata Sipinsur. Dari situ, kita bisa memandang panorama Danau Toba dari atas bukit. Taman ini juga menajdi andalan untuk mendaftarkan Geopark Kaldera Toba ke UNESCO,” sebut Elisa kepada wartawan Kamis (07/12/2017).

 

Dari segi teknis, Elisa juga menyebutkan bahwa kesiapan tim panitia pelaksana FDT 2017 sudah mencapai 90 persen. Sebagaian besar kru yang akan terlibat dalam pelaksanaan even tersebut sudah bersiap di lokasi tempat diselenggarakannya festival. Termasuk untuk rekayasa lalu lintas, mengingat kemungkinan satu lokasi akan dipadati ribuan pengunjung.

 

“Kita perkirakan ada seribuan orang yang mengangkat tandok, dan ulos sepanajng 600 meter yang akan dibawa oleh 200 orang. Termasuk juga ada 200-an orang penari yang kita datangkan dari Medan. Jadi perkiraan kita totalnya hampir 2.000 orang,” katanya.

 

Selain itu, untuk penerbangan ke Silangit lanjut Elisa, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Badan Pengelola Otorita Danau Toba (BPODT). Hal ini terkait penambahan jadwal oleh maskapai termasuk juga paket wisata yang selama ini telah diberikan badan tersebut kepada wisatawan mancanegara dari penerbangan Internasional di Singapura ke Silangit. Berikut juga untuk persediaan shuttle bus yang mengantarkan pengunjung dari bandara ke lokasi wisata gratis.

 

“Dari Humbahas (Pemkab) juga menyediakan dua bus untuk menuju lokasi Sipinsur. Makanya besokj (hari ini) kita harapkan sudah selesai GR (gladi resik),” tambahnya.

 

Sementara untuk ketersediaan fasilitas menginap di sekitar lokasi kegiatan katanya, diakui saat ini sudah hampir penuh. Karena itu diminta kepada kabupaten sekawasan yang berdekatan seperti Tobasa, Taput, Simalungun khususnya Humbahas sendiri, menyiapkan homestay agar keterbatasan jumlah hotel, losmen dan bungalow serta villa, bisa diatasi.

 

“Kita sudah meminta Bupati untuk menyediakan homestay. Jadi rumah masyarakat bisa dimanfaatkan untuk tempat menginap. Kita juga membawa juru masak (chef) dari Medan, untuk membantu penyediaan makanan di sana,” jelasnya.(BS03)


Tag: