Politik & Pemerintahan

Anton Aliabbas Kaji Keamanan Domestik dan PR untuk Panglima TNI Baru Andika Perkasa



Anton Aliabbas Kaji Keamanan Domestik dan PR untuk Panglima TNI Baru Andika Perkasa
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com - Jika dilihat dari aspek legal dan keputusan politik di era reformasi, ada pemisahan yang rigid terkait pengelolaan pertahanan keamanan yakni urusan keamanan diserahkan kepada TNI dan ranah sipil diserahkan kepada Polri. Demikian disampaikan Anton Aliabbas Ph.D, Dosen Paramadina Graduate School of Diplomacy pada Forum Ekonomi Politik Didik J. Rachbini yang digelar melalui Twitter Space, kemarin.

“Sayangnya, pengambilan keputusan politik lupa ada daerah abu-abu di mana di samping masalah keamanan terdapat juga dimensi pertahanan pada UU TNI Pasal 7 selain melaksanakan tugas pokok, masalah kedaulatan juga dirinci di dalamnya termasuk hal operasi perang dan non perang yang membutuhkan keputusan negara,” ungkap Anton Aliabbas Ph.D, melalui siaran pers, Sabtu (20/11/2021).

Terkait dimensi Pertahanan, menjadi mendesak karena adanya masalah Papua yang jelas adalah masalah Kedaulatan Negara. “Meski dilabeli sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), persoalan Kedaulatan Negara menjadi penting karena memang terdapat unsur Separatisme di Papua,” lanjutnya.

Baca Juga : Diskusi Bersama Menteri Luar Negeri Malaysia Dato’ Saifuddin Abdullah, Rektor Paramadina Bahas Peran Politik Luar Negeri ASEAN Hadapi Tantangan Global

Sebagaimana di Aceh keterlibatan TNI tak terhindarkan karena itu adalah soal keamanan domestik, jadi dimensi tugas pokok TNI ada di situ. Demikian Anton mengulas segi keamanan domestik yang harus menjadi atensi Panglima TNI yang baru Jenderal Andika Perkasa. Anton juga menyinggung peran diplomasi militer dalam politik Luar Negeri Indonesia, yang telah dilakukan ketika mengadakan latihan bersama skala besar bersama tentara Amerika Serikat. “Hal itu menunjukkan upaya Kemenhan dalam meningkatkan hubungan dengan negara-negara yang mempunyai pengaruh kuat, dan dimainkan oleh TNI dengan mencoba memberikan perhatian pada konteks dinamika geopolitik,” sebutnya.


Tag: