Peristiwa

Terkait Sampah, USU dan Pemko Medan Bahas Teknis Rencana Konstruksi TPA di Medan dan Deli Serdang



Terkait Sampah, USU dan Pemko Medan Bahas Teknis Rencana Konstruksi TPA di Medan dan Deli Serdang
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Dalam rangka menemukan solusi atas persoalan sampah perkotaan, Universitas Sumatera Utara (USU) bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggelar Focus Group Discussion Pengolahan Sampah di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, yang diadakan secara daring, pertengahan pekan kemarin.

Dibuka oleh Rektor USU yang diwakili oleh Wakil Rektor III USU Wakil Rektor III USU Dr Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan SSi MSi Apt, acara ini dihadiri Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatera Utara (Sumut) Syafril Tansier, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Timur Sandhy Eko Bramono, Kepala Dinas Sumberdaya Air, Cipta Karya dan Tataruang Provinsi Sumut dan Ketua Pengabdian Masyarakat-Penugasan USU Zaid Perdana Nasution.

Baca Juga : Kapolda Sumut Gulirkan Bantuan 1.000 Paket Sembako untuk Korban Banjir di 4 Kecamatan di Kabupaten Batubara

Wakil Rektor III USU dalam kesempatan itu memaparkan bahwa Indonesia dapat mencontoh Jepang dalam menangani persoalan sampah. Jepang merupakan salah satu negara di dunia yang berhasil melakukan pengelolaan sampah dengan baik, serta menerapkan berbagai kebijakan yang membuat masyarakatnya sangat disiplin dan bertanggungjawab terhadap sampah yang diproduksi dari berbagai kegiatan pribadinya. Begitupula dengan dunia industri dan perkantoran, yang memiliki sistem pengolahan limbah yang sangat modern.

“Di negara tersebut sangat sulit untuk mencari potongan-potongan sampah yang berserakan di jalan-jalan umum, bahkan hingga ke gang-gang kecil. Masyarakatnya sudah teredukasi dengan baik dan disiplin dalam menerapkan aturan pembuangan sampah pribadi. Kebijakan dan peraturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Jepang dalam hal pengelolaan sampah bahkan mengatur dengan detail jenis-jenis sampah dan jadwal pembuangan sampah berdasarkan jenisnya tersebut".

"Tidak ada sampah yang berserakan di jalan-jalan, bahkan tidak tersedia tempat sampah di jalan-jalan umum. Setiap orang bertanggungjawab penuh atas sampah yang dihasilkan dalam kegiatannya,” papar Poppy dilansir dari laman usu, Minggu (22/08/2021).


Tag: