Peristiwa

Sadis, Satu Keluarga Bakar Penjaga Lahan Hingga Tewas di Langkat



Sadis, Satu Keluarga Bakar Penjaga Lahan Hingga Tewas di Langkat
BERITASUMUT.COM/BS04

Beritasumut.com-Darwin Sitepu (36), warga Simpang Burah, Desa Belinteng, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat menjadi korban pembakaran hingga tewas yang dilakukan 8 orang yang keseluruhannya merupakan satu keluarga. Korban merupakan penjaga lahan milik seseorang berinisial A yang mengklaim sebagai pemilik lahan atas dasar SK Camat.

Subdit III/Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut bersama Sat Reskrim Polres Binjai berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis penjaga lahan tersebut di Dusun Huta Kering, Desa Belinteng, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat pada Kamis (02/12/2021) lalu.

Baca Juga : Kombes Arief : Data NIK Diambil Sindikat Kartu Prakerja Bukan dari Database Dukcapil

"Ini pembunuhan sadis yang sudah direncanakan," ujar Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Kapolres Binjai, AKBP F Ginting dan Kasubdit III/Jatanras Dit Reskrimum, Kompol Revi Nurvelani di Mapoldasu, Rabu (08/12/2021) sore.

Tatan menjelaskan, pembunuhan itu dilakukan karena terkait pengklaiman lahan yang dijaga oleh korban, Darwin Sitepu. Pihak tersangka mengklaim lahan tersebut milik nenek mereka."Para tersangka mengklaim sebagai ahli waris lahan, sedangkan korban bekerja menjaga lahan tersebut," jelasnya.

Tatan melanjutkan, karena korban tidak mau bergerak dari lahan itu, para tersangka kemudian merencanakan pembunuhan. Selanjutnya mereka membakar korban dengan bensin yang sebelumnya telah disiapkan.Kedelapan tersangka, masing-masing Piher Sembiring (55), warga Langka Pining, Desa Tanjun Gunung, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, berperan mengusir korban. Indra Saputra Sembiring (42), berperan memukul korban menggunakan senapan angin ke punggung korban dan memukulnya.


Tag: