Peristiwa

Kasus Oknum Polisi Terlibat Pemerasan, Wakapolrestabes Medan Sebut Bripka PK Terancam Hukum 9 Tahun Penjara



Kasus Oknum Polisi Terlibat Pemerasan, Wakapolrestabes Medan Sebut Bripka PK Terancam Hukum 9 Tahun Penjara
BERITASUMUT.COM/BS04

Beritasumut.com - Aksi pemerasan dilakukan oleh oknum polisi kepada warga kembali terjadi di Medan. Kali ini korbannya seorang wanita yang juga pengendara sepeda motor dihadang oleh oknum polisi tersebut. Sedangkan oknum pelakunya berinisal Bripka PK, yang melakukan pemerasan dengan cara menilang pengendara sepeda motor di seputaran Jalan Dr Mansyur pada hari Kamis (11/11/2021) lalu.

Pelaku yang melakukan pemerasan itu kini telah diboyong ke Polrestabes Medan untuk mendapatkan sanksi pidananya. Menanggapi hal tersebut, Wakapolrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji didampingi Kasat Reskrim Kompol M Firdaus SH SIK MH di Mapolrestabes Medan, Sabtu (13/11/2021) mengatakan, "Oknum tersebut pernah bertugas di Polsek Deli Tua melanggar Pasal 368 Jo 53 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," ucap AKBP Irsan Sinuhaji.

Dari pelaku itu, kata Irsan, barang bukti yang diamankan itu masing-masing 1 potong celana dinas PDL Sus Polri warna coklat, 1 potong baju dinas Polri yang tidak memiliki pangkat, 1 potong rompi hijau, 1 pasang sepatu Polri, 1 buah masker yang berlogo Polri, 1 unit sepeda motor N-Max BK 2381 AJL, 1 lembar STNK, uang tunai Rp 100 ribu.

Baca Juga : Diduga Akan Peras Seorang Wanita di Jalan Dr Mansyur Medan, Oknum Polisi Bripka PS Dijebloskan ke Penjara

Disebutkannya, Kejadiannya pada hari Kamis (11/11/2021) lalu, terjadi dugaan pemerasan atau percobaan pemerasan yang diduga dilakukan oleh oknum kepolisian bertugas di Polsek Deli Tua yang terjadi di Jalan Dr Mansyur tepatnya di depan Mesjid Istiqomah dengan modus pelaksanaan razia lalulintas. Petugas bermodus membantu pelapor dengan memberikan uang tunai Rp 200 ribu karena tidak memiliki SIM.


Tag: