Suara di Balik Kemudi, Inovasi yang Menjaga Nadi Energi
beritasumut.com Hening malam waktunya istirahat bagi setiap orang. Namun kondisi dinginnya malam menjadi teman yang mengiringi perjalanan p
Sosok
Beritasumut.com - Istri Brigadir FA, berinisial RJA menangis melihat kondisi suaminya terkapar akibat penganiayaan keras yang diduga dilakukan Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Jan Piter Napitupulu. Peristiwa itu disampaikan RJA kepada wartawan, Rabu (29/09/2021).
Istri Brigadir FA mengatakan, suaminya diduga dianiaya pada hari Selasa (28/09/2021) dini hari. Suaminya dipukuli, diborgol, hingga ditahan. "Sakit hati ini melihat suami saya dipukuli oleh orang nomor satu di Polsek Percut Sei Tuan," ucap RJA (29).
Dia sedih sekali, pasalnya malam itu Selasa (28/09/2021) suaminya mengecek lokasi tanah saudaranya yang berada di Desa Tanjung Selamat, Percut Sei Tuan. Disebutkannya, usai Brigadir FA mengecek dan menegur penggarap lahan yang disebut melakukan kegiatan ilegal, suami RJA tiba-tiba dihubungi seseorang. "Suami saya dihubungi Pak Haji Burhan si bos penggarap untuk makan durian di simpang Cemara," ujar RJA.
Baca Juga:
Baca Juga : Terdakwa Kasus Jagal Kucing Divonis 2,6 Tahun Penjara, Polsek Medan Area Kembali Dibanjiri Papan Bunga
Namun sampai di sana ternyata ada Pak Kapolsek dan suami saya dijedutkan (bentur), diborgol, dibanting dan dipukuli. "Saya tidak menyangka dan tidak terima atas perlakuan itu," ujarnya.
Baca Juga:
[br] Kata dia, tindakan itu tidak boleh dilakukan oleh petugas sendiri. "Kalau pun salah ditegor atau diproses, jangan main hakim sendiri. Saya sangat menyayangkan peristiwa itu menimpa suami saya," paparnya.
Dia mengaku, suaminya itu tidak punya masalah dalam pekerjaan. "Tiba-tiba pulang ke rumah suami saya sudah terkapar akibat dipukuli oleh Kapolseknya sendiri," jelasnya. Mengenai kasus itu, RJA ada rencana melaporkan kejadian tersebut ke Propam Polda Sumut.
Sementara itu, Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Jan Piter Napitupulu, saat dikonfirmasi membantah melakukan penganiayaan terhadap anggotanya. Kata dia, yang terjadi adalah dirinya mengamankan anggotanya karena diduga meresahkan masyarakat. Disebutkannya, sebagai Kapolsek, dirinya harus tanggap terhadap aduan warga.
Baca Juga : Polisi Tangkap Penganiaya Driver Ojol di Jalan Perpustakaan Medan
Dirinya (Kapolsek) amankan dia ke Polsek bersama 2 provos. "Jadi dia itu meronta-ronta, saya tidak usah jelekkan anggota saya, karena dia sudah buka, silakan. Tapi yang jelas saya mengamankan anggota saya karena telah melakukan tindak pidana pengancaman juga merusak bangunan masyarakat," tandasnya. (BS04)
beritasumut.com Hening malam waktunya istirahat bagi setiap orang. Namun kondisi dinginnya malam menjadi teman yang mengiringi perjalanan p
Sosok
beritasumut.com Memenuhi tren kebutuhan ruang kerja modern yang mengutamakan keseimbangan antara produktivitas dan kualitas hidup (worklif
Ekonomi
Australia U19 keluar sebagai juara Piala AFF U19 2026 setelah menaklukkan Thailand dengan skor 20 pada laga final di Stadion Utama Sumate
Berita
Cahaya lilin perdamaian menerangi Lapangan Benteng Medan pada perayaan Waisak 2570 BE/2026, Sabtu malam (13/6/26).
Peristiwa
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat upaya pengawasan dan penertiban aktivitas tambang ilegal dengan mengga
Politik & Pemerintahan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memaparkan sejumlah program Presiden Prabowo Subianto untuk menyiapkan tenaga kerja masa depan d
Politik & Pemerintahan
Judi terbesar di Jalan Tengku Fachrudin, Desa Tanjung Garbus I, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang, Selasa (9/6/2026).
Berita
Maraknya judi ketangkasan tembak ikan logo "AB" di wilayah Kecamatan Hamparan Perak, menuai sorotan tajam. Dalam hal ini, Polsek Hamparan Pe
Peristiwa
Satu pekan setelah isu Diskotik Krypton di Jalan Gajah Mada mencuat kembali, tekanan dari masyarakat semakin memuncak. Warga Kelurahan Babur
Peristiwa
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa tata kelola yang kuat menjadi fondasi peningkatan kualitas layanan ketenagakerjaan. Kar
Ekonomi