Jumat, 24 April 2026

Istri Brigadir FA Menangis, Sebut Suaminya Diduga Dianiaya Kapolsek Percut Sei Tuan

Rabu, 29 September 2021 19:00 WIB
Istri Brigadir FA Menangis, Sebut Suaminya Diduga Dianiaya Kapolsek Percut Sei Tuan
BERITASUMUT.COM/BS04
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com - Istri Brigadir FA, berinisial RJA menangis melihat kondisi suaminya terkapar akibat penganiayaan keras yang diduga dilakukan Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Jan Piter Napitupulu. Peristiwa itu disampaikan RJA kepada wartawan, Rabu (29/09/2021).

Istri Brigadir FA mengatakan, suaminya diduga dianiaya pada hari Selasa (28/09/2021) dini hari. Suaminya dipukuli, diborgol, hingga ditahan. "Sakit hati ini melihat suami saya dipukuli oleh orang nomor satu di Polsek Percut Sei Tuan," ucap RJA (29).

Dia sedih sekali, pasalnya malam itu Selasa (28/09/2021) suaminya mengecek lokasi tanah saudaranya yang berada di Desa Tanjung Selamat, Percut Sei Tuan. Disebutkannya, usai Brigadir FA mengecek dan menegur penggarap lahan yang disebut melakukan kegiatan ilegal, suami RJA tiba-tiba dihubungi seseorang. "Suami saya dihubungi Pak Haji Burhan si bos penggarap untuk makan durian di simpang Cemara," ujar RJA.

Baca Juga:

Baca Juga : Terdakwa Kasus Jagal Kucing Divonis 2,6 Tahun Penjara, Polsek Medan Area Kembali Dibanjiri Papan Bunga

Namun sampai di sana ternyata ada Pak Kapolsek dan suami saya dijedutkan (bentur), diborgol, dibanting dan dipukuli. "Saya tidak menyangka dan tidak terima atas perlakuan itu," ujarnya.

Baca Juga:

[br] Kata dia, tindakan itu tidak boleh dilakukan oleh petugas sendiri. "Kalau pun salah ditegor atau diproses, jangan main hakim sendiri. Saya sangat menyayangkan peristiwa itu menimpa suami saya," paparnya.

Dia mengaku, suaminya itu tidak punya masalah dalam pekerjaan. "Tiba-tiba pulang ke rumah suami saya sudah terkapar akibat dipukuli oleh Kapolseknya sendiri," jelasnya. Mengenai kasus itu, RJA ada rencana melaporkan kejadian tersebut ke Propam Polda Sumut.

Sementara itu, Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Jan Piter Napitupulu, saat dikonfirmasi membantah melakukan penganiayaan terhadap anggotanya. Kata dia, yang terjadi adalah dirinya mengamankan anggotanya karena diduga meresahkan masyarakat. Disebutkannya, sebagai Kapolsek, dirinya harus tanggap terhadap aduan warga.

Baca Juga : Polisi Tangkap Penganiaya Driver Ojol di Jalan Perpustakaan Medan

Dirinya (Kapolsek) amankan dia ke Polsek bersama 2 provos. "Jadi dia itu meronta-ronta, saya tidak usah jelekkan anggota saya, karena dia sudah buka, silakan. Tapi yang jelas saya mengamankan anggota saya karena telah melakukan tindak pidana pengancaman juga merusak bangunan masyarakat," tandasnya. (BS04)

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Tiga Orang Pelaku Pengeroyokan Karyawan Warkop Ditangkap Polisi
Laporan Kasus Penganiayaan di Polsek Medan Baru Jalan di Tempat, Penyidik : Secepatnya Dituntaskan
Sepanjang Ramadan, Satreskrim Polrestabes Medan Berantas Begal dan Polisi Gadungan
Fariz RM Ditangkap di Bandung, Polisi Amankan Barang Bukti Sabu hingga Ganja
Setahun, Laporan Mantan Tekab Narkoba Polrestabes Medan Tak Diproses
Israel Kembali Gempur Gaza, 3 Polisi Tewas
komentar
beritaTerbaru
hit tracker