Rabu, 03 Juni 2026

Dugaan Pemerkosaan Siswa SD oleh Pihak Sekolah, Sang Ibu Mengadu ke Hotman Paris

Rabu, 07 September 2022 19:15 WIB
Dugaan Pemerkosaan Siswa SD oleh Pihak Sekolah, Sang Ibu Mengadu ke Hotman Paris
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Seorang ibu berinisial I mengadukan nasib yang menimpa anaknya ke pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. Sebab, anaknya yang berusia 10 tahun diduga diperkosa oleh kepala sekolah, pimpinan administrasi sekolah hingga tukang sapu sekolah.

Kejadian ini pun disampaikan oleh Hotman Paris melalui video di akun instagramnya @hotmanparisofficial, Rabu (7/9). Di video itu, Hotman Paris mengatakan perempuan itu datang dari Medan mengadukan kepadanya tentang kasus yang terjadi pada 2021, yang menurutnya sangat mengharukan.

"Inilah anak kecil cewek umur 10 tahun yang diduga diperkosa oleh berbagai orang. Oleh oknum pimpinan sekolah, pimpinan administrasi bahkan tukang sapu dari sekolah tersebut ikut diduga memperkosa. Anak kecil ini dan ibunya datang dari Medan, peristiwanya di Medan," katanya.

Selanjutnya, ibu korban pun menceritakan bahwa saat kejadian, anaknya dibawa ke gudang. Sebelumnya, kata sang ibu, korban juga diberi serbuk putih oleh tukang sapu lalu anak tersebut dipaksa meminumnya.

"Kemudian mulut korban juga dilakban dan kakinya diikat dan akhirnya terjadi pelecehan," katanya.

Hotman Paris menjelaskan bahwa kasus itu sudah dilaporkan ke Polrestabes Medan dengan nomor LP 1769 tanggal 10 September 2021, yang kemudian kasusnya dilimpahkan ke Polda Sumatra Utara (Sumut). Untuk itu, Hotman Paris meminta kepada Kapolda Sumut agar memberi perhatian dalam kasus ini.

"Yang dibikin terlapor hanya pegawai tata usaha dan tukang sapu sedangkan pimpinan sekolah dan kepala sekolah belum disentuh," katanya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, penanganan kasus ini masih berproses. Dia menyebutkan, penyidik sudah dua kali melakukan pra rekon di tempat kejadian perkara (TKP).

[br] "Saksi-saksi pihak sekolah, petugas kebersihan dan guru-guru, termasuk kepala sekolah sudah kita ambil keterangan. Kita masih melengkapi pemeriksaan dan alat bukti yang lain," katanya kepada wartawan.

Hadi menjelaskan, dalam kasus ini terlapornya ada dua orang, yakni tukang sapu dan penjaga sekolah. Namun demikian belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Kendala tidak ada. Penyidik tidak temukan kendala tapi ada beberapa keterangan yang selalu berubah-ubah dari pelapor. Pasti penyidik harus mendalami," tandasnya.(BS04)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
Dalam Waktu Dua Jam, Empat dari 10 Pelaku Pemerkosa Mahasiswi Diciduk Tim Opsnal Polsek Patumbak
 Pelaku Pemerkosaan Santriwati di Tembung Ditangkap Petugas Satreskrim Polrestabes Medan
Menteri PPPA Kunjungi Anak Korban Pelecehan Seksual di Binjai
 Satreskrim Polrestabes Medan Tahan Pelaku Pelecehan Seksual Terhadap Pegawai Rumah Sakit
Polrestabes Medan Tangkap Pelaku Percabulan Terhadap Anak di Bawah Umur
 Polrestabes Medan Tangkap  Pelaku Pelecehan Seksual kepada Siswi SMA di Dalam Angkot
komentar
beritaTerbaru
hit tracker