Kamis, 21 Mei 2026

J&T Express Lancarkan Pengiriman Hingga 8 Juta Paket di Tanggal Cantik 10.10

Selasa, 13 Oktober 2020 19:00 WIB
J&T Express Lancarkan Pengiriman Hingga 8 Juta Paket di Tanggal Cantik 10.10
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Semarak belanja online 10.10 yang jatuh pada tanggal 10 Oktober 2020 menambah panasnya semangat transaksi jual-beli online di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini. Dengan menerapkan protokol kesehatan yang baik, J&T Express sebagai jasa pengiriman yang fokus pada bisnis e-commerce di Indonesia, mampu memaksimalkan padatnya permintaan pengiriman hingga 8 juta paket pada periode tersebut.

CEO J&T Express Indonesia, Robin Lo mengatakan, menyadari pengaruh pandemi yang cukup terasa selama beberapa bulan terakhir, kebutuhan akan layanan pengiriman khususnya wilayah pulau Jawa masih mendominasi tingginya aktivitas pengiriman J&T Express. "Hal tersebut berdampak pada peningkatan jumlah resi tertinggi pada momen belanja online 10.10, seiring bertambahnya pelaku usaha kecil yang kini sudah beralih ke bisnis online," ujarnya melalui siaran pers, Selasa (13/10/2020).

Robin menyebutkan, adanya peningkatan positif di tengah kondisi pandemi. “Pada 10.10 ini kami mendapat hasil yang positif melihat trafik pengiriman yang terjadi dibandingkan tahun sebelumnya. Di samping itu, adanya perubahan pola transaksi dan minat masyarakat dari berbelanja offline ke online terutama pada masa pandemi ini. Sehingga menunjang tingginya permintaan pengiriman dan mengalami kenaikan sebesar 77% dari periode yang sama tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Dia menuturkan, capaian positif ini tak lepas dari kesiapan yang dilakukan oleh J&T Express sebagai antisipasi pengiriman ketika peak season di masa pandemi. Selain penyediaan infrastruktur dan fasilitas gudang yang mumpuni, penambahan karyawan menjadi pilihan sejak pertengahan tahun 2020 guna meminimalisir adanya overload pengiriman.

"Dalam operasionalnya pun menjalankan SOP secara ketat, tentunya dengan mewajibkan karyawan yang bekerja menggunakan masker dan sarung tangan saat memindahkan barang, tidak lupa dilakukan disinfektan gudang sortir setiap minggunya serta semua paket lewat mesin sortir akan di disinfektan demi kenyamanan pelanggan," jelas Robin.

Berbeda dari tahun sebelumnya, dimana fesyen merupakan jenis barang yang paling banyak dikirim, pada tahun ini mayoritas adalah barang-barang fast moving consumer goods (FMCG) yang merupakan jenis kebutuhan utama masyarakat pada umumnya. "Perbedaan tersebut menunjukkan adanya perubahan yang tampak dalam pengiriman di masa pandemi, meskipun demikian, pengiriman J&T Express tetap lancar dan dapat diproses sesuai prosedur yang ada," sebut Robin.

Fasilitas mesin sortir otomatis dengan kemampuan menyortir 30.000 paket per jam untuk 108 destinasi masih menjadi andalan untuk proses pengiriman secara efisien, selain menjadi salah satu keunggulan teknologi yang dimliki J&T Express, penggunaan mesin tersebut dapat mengurangi sentuhan tangan manusia terhadap paket yang dikirimkan. "Sehingga turut mendukung pencegahan penularan virus dalam situasi pandemi," tutupnya. (Rel)

Tags
beritaTerkait
Pemerintah akan Segera Atur E-Commerce Berbasis Media Sosial
Perlancar Pengembangan IKM, Pemprov Sumut Pertemukan 1.000 Pegiat dengan Pemodal dan e-Commerce
J&T Express Resmikan Jembatan Rakyat Yang Menghubungkan Akses Desa Wonosari, Jawa Timur dan Desa Sidomukti, Jawa Tengah
Dukung Pertumbuhan UKM dalam Industri Logistik Kargo, J&T Cargo Buka Kesempatan Kerjasama Mitra
Momen Harbolnas 11.11, Pengiriman J&T Express Meningkat Hingga 16,5 Juta Paket
Aplikasi J&T Express Berikan Diskon Ongkir 25% Setiap Harinya
komentar
beritaTerbaru
hit tracker