Jumat, 07 Agustus 2026

Pelindo 1 Optimalkan Fasilitas dan Inovasi Baru, Tingkatkan Produktivitas Layanan TCK Belawan

Senin, 10 Mei 2021 23:00 WIB
Pelindo 1 Optimalkan Fasilitas dan Inovasi Baru, Tingkatkan Produktivitas Layanan TCK Belawan
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com - PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) meningkatkan fasilitas layanan dan inovasi di Terminal Curah Kering Pelabuhan Belawan dengan pengoptimalan Terminal Curah Kering (TCK) di Pelabuhan Belawan. Dengan mengoperasikan fasilitas Conveyor yang dipadukan dengan sistem operasi dan teknologi yang terpadu serta SDM yang ahli, adanya fasilitas ini bertujuan agar kegiatan bongkar komoditas curah kering menjadi lebih cepat, efektif dan efisien dengan produktivitas dua kali lebih cepat dari sebelumnya.

Direktur Operasi dan Komersial Pelindo 1, Ridwan Sani Siregar mengatakan, operasi dan pengoptimalan serta inovasi sistem operasional di Terminal Curah Kering di Pelabuhan Belawan bekerjasama dengan PT FKS Solusi Logistik. "Layanan ini menggunakan sistem mekanisasi terpadu yang dipantau secara realtime dengan system IT yang terintegrasi. Operasional TCK menggunakan conveyor dimana proses muatan dari kapal dibongkar ke conveyor, dan muatan akan langsung menuju gudang penyimpanan serta timbangan yang dimonitoring full dengan CCTV," ujarnya melalui siaran pers, Senin (10/05/2021).

Sebelumnya, kegiatan bongkar muat curah kering di Pelabuhan Belawan menggunakan metode Truck Lossing. Dimana barang dibongkar dari kapal langsung dimuat ke armada angkutan (truck) untuk kemudian dibawa (angkut) menuju gudang. "TCK Pelabuhan Belawan ini juga dilengkapi dengan teknologi Telescopic Chute, yang berfungsi untuk mengurangi penyebaran muatan curah, mengurangi debu dan potensi loss cargo jadi lebih kecil," sambung Ridwan.

Baca Juga:

Baca Juga : Semarak Ramadan 1442 H, Pelindo 1 Gelar Berbagai Kegiatan dan Salurkan Bantuan kepada Masyarakat

Dijelaskannya, teknologi ini merupakan yang pertama kali digunakan di TCK khusus grain/pangan di Indonesia dan dalam skala besar pertama kali diterapkan di Pelabuhan Belawan. Selain itu, TCK Pelabuhan Belawan juga dilengkapi dengan teknologi magnetic separator, untuk menyaring material besi yang terdapat dalam cargo secara otomatis, sehingga lebih aman. "TCK Pelabuhan Belawan memiliki fasilitas conveyor sepanjang 388 m dan produktivitas 850 sd 900 Ton/jam, gudang seluas 6.912 m 2 dengan kapasitas 30.000 ton, truck loading conveyor sebanyak 4 unit dan dermaga dengan daya dukung 2,5 ton/m2," paparnya.

Baca Juga:

[br] Fasilitas TCK Pelabuhan Belawan ini, sambung Ridwan, sangat efektif dalam mendukung efisiensi logistik karena dapat memangkas biaya dengan kecepatan bongkar dan dengan system IT yang terintegrasi dari cargo in hingga cargo out. Selain itu, fasilitas TCK ini juga dapat meningkatkan nilai tambah bagi pengguna jasa yaitu dengan peningkatan produktivitas bongkar komoditas curah kering sebesar 10.000 ton/hari sehingga dapat mempercepat alur distribusi barang. "Dengan pengoptimalan fasilitas TCK ini, kami menargetkan Pelabuhan Belawan menjadi sentra bongkar muat curah kering di Pulau Sumatera,” tegas Direktur Operasi dan Komersial Pelindo 1.

Ridwan menyebut, kapal curah perdana yang sudah dibongkar menggunakan layanan terbaru di TCK Pelabuhan Belawan ini adalah MV Sea Odyssey dan MV Castellani, yang membawa muatan soya bean meal atau bungkil kedelai masing-masing sebanyak 19.411,33 Ton dan 24.040 Ton. "Kegiatan bongkar kapal tersebut dengan menggunakan conveyor berjalan lancar dan mencapai produktivitas sebesar 10.300 Ton/hari, melebihi target produktivitas yang telah ditentukan. Sehingga produktivitas layanan bongkar hanya membutuhkan dua hari dari sebelumnya menggunakan truk losing memakan waktu dari empat hingga lima hari," terangnya.

General Manager Pelabuhan Belawan, Emilda Andayani mengatakan, Pelabuhan Belawan kembali melakukan pembongkaran pengapalan ketiga di TCK oleh kapal MV Ikan Pulas dari Singapura dengan muatan kedelai curah sebanyak 9.000 Ton dari Sabtu hingga Minggu, 8-9 Mei 2021 dan selesai dalam waktu 16 jam. Seluruh kegiatan bongkar muat di TCK Pelabuhan Belawan tentunya didukung dengan sistem operasi yang handal yang dapat memberikan layanan secara realtime dan muatan dari kapal ke conveyor, gudang dan timbangan dimonitoring full dengan CCTV.

Baca Juga : Cucu Perusahaan Pelindo 1, PT Prima Multi Peralatan Lakukan Ekspansi Bisnis ke Batam

"Untuk menjaga akurasi total muatan, dilakukan verifikasi dan kalibrasi timbangan secara berkala sesuai barcode dan scanning dan disaksikan langsung oleh customer yang terlibat,” tambah General Manager Pelabuhan Belawan, Emilda Andayani.

Total cargo curah kering komoditas pangan dan pakan melalui Pelabuhan Belawan sekitar 1,4 juta ton per tahun dan mayoritas melalui curah dibandingkan jenis cargo lainnya “Pelabuhan Belawan akan terus melakukan pengembangan layanan untuk mendukung peningkatan logistik Indonesia. Kami juga secara rutin terus melakukan pendekatan dan comisioning kepada consignee/pemiliki barang untuk meyakinkan bahwa fasilitas TCK ini dapat memberi nilai tambah bagi peningkatan produktivitas bongkar muat,” tutup Emilda. (Rel)

Tags
beritaTerkait
Pelindo 1 TPK Belawan Layani Ekspor Impor Perdana Kapal Meratus ke Port Klang Malaysia
Jalin Sinergitas, Komandan Pasmar 3 Kunker ke PT Pelindo IV Cabang Kota Sorong
Pemerintah Umumkan Rancangan Penggabungan BUMN Pelabuhan, Pelindo I-IV akan segera terintegrasi menjadi satu Pelindo
Pelindo 1 Dukung Percepatan Pemulihan Covid-19 di Kota Medan
Perkuat Rantai Pasok Keamanan Pangan (Food Security), KKP dan KIP Jajaki Potensi Kerjasama Perikanan
Modernisasi Pelindo 1 Sibolga Dorong Pertumbuhan Ekonomi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker