Rabu, 13 Mei 2026

Penyakit Safaruddin Lubis Tak Kunjung Sembuh

Jumat, 22 Agustus 2014 16:07 WIB
Penyakit Safaruddin Lubis Tak Kunjung Sembuh
Safaruddin Lubis di gubuk tempat tinggalnya. (M Saima Putra)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Panyabungan, (beritasumut.com) – Safaruddin Lubis (32) warga Desa Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memilih tinggal sendirian di sebuah gubuk di pinggiran desa karena penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.

Keluarga Safaruddin Lubis, Habib Lubis (28), Jumat (22/8/2014) menjelaskan, penyakit tersebut mulai diderita abangnya sewaktu tinggal di Jakarta. Saat itu segala upaya telah ditempuh baik berobat ke dokter maupun dukun agar penyakit yang dideritanya sembuh. Namun hingga penghasilan yang dikumpulkanya selama di Jakarta habis untuk biaya berobat, penyakit yang diderita tak kunjung sembuh.

Karena kehabisan biaya, Safaruddin dengan terpaksa pulang kampung ke Desa Roburan Dolok. Dalam enam tahun terakhir, upaya penyembuhan terus dilakukan namun tetap tidak ada perubahan. Satu demi satu jari kakinya putus akibat penyakit yang dideritanya.

Safaruddin kemudian diungsikan ke pinggir desa atas kemauannya sendiri karena merasa malu kepada masyarakat yang setiap hari mencium bau yang tidak sedap akibat penyakit yang diidapnya. Bahkan dari kaki yang sakit tersebut, sering keluar belatung dan menjijikkan.

Dalam sebulan terakhir, penyakit yang diderita Safaruddin pindah ke kaki kirinya dan terus menggerogoti membuat jari kaki kelingkingnya sudah putus. Dia sekarang hidup dengan belas kasihan warga setempat karena tidak mampu mencari nafkah kebutuhan sehari-hari.

Safaruddin yang tinggal di sebuah gubuk di pinggiran desa yang berukuran 1 x 2 meter, hanya dapat pasrah menunggu belas kasihan warga. Safaruddin berharap kiranya ada orang yang kasihan dan mau membantu untuk pengobatan penyakit yang sudah dideritanya dalam delapan tahun terakhir.

Sejak tinggal di Roburan Dolok, penyakit yang dideritanya tidak pernah dibawa berobat ke puskesmas atau rumah sakit karena ketiadaan biaya. Safaruddin hanya menkonsumsi obat dari warung untuk mengurangi rasa sakit yang terus dideritanya sambil berharap belas kasihan warga.

Safaruddin berharap penyakit yang dideritanya dapat segera sembuh dan berharap ada dermawan membantu biaya untuk berobat ke RSUD Panyabungan. Sebab penyakit yang diderita terus menyerang pada bagian kaki serta menimbulkan bau yang tidak sedap. (BS-026)

Tags
beritaTerkait
Transplantasi Solusi Terbaik Penyakit Ginjal Kronis
Tindak Lanjut Dumas, Unit Reskrim Polsek Medan Tuntungan Amankan 1 Unit Mesin Judi Tembak Ikan
Terdeteksi 36 Kasus Kusta di Kota Medan, Dinkes Upayakan Kejar Eliminasi Tahun 2030
Dinkes Medan Evaluasi Pelaksanaan Deteksi Dini terhadap Penyakit Tidak Menular
Meski Belum Ada Temuan di Medan, Dinkes Medan Imbau Masyarakat Waspada Monkeypox
Resmikan DSA Radiologi Intervensi by Terawan, Walikota Medan: Beri Kepastian Dalam Diagnosa dan Penanganan Penyakit
komentar
beritaTerbaru
hit tracker