Kamis, 28 Mei 2026

PSI Terbentuk Dipicu Frustasi Anak Muda Atas Kondisi Politik di Indonesia

Sabtu, 07 November 2015 20:52 WIB
PSI Terbentuk Dipicu Frustasi Anak Muda Atas Kondisi Politik di Indonesia
Istimewa
Kopi Darat PSI.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menuturkan ikhwal terbentuknya PSI berawal dari rasa frustasi anak-anak muda atas kondisi politik di Indonesia. 

Pasalnya, semakin banyak politisi yang malah mengkhianati kepercayaan rakyat dengan melakukan perbuatan-perbuatan koruptif.

"Kami percaya anak-anak muda apatis, ya kami rasa frustasi terhadap kondisi politik hari ini. Dimana orang-orang yang kami percaya di wakil rakyat justru menghianati kepercayaan rakyat dengan makin banyaknya kasus-kasus korupsi," ujar Grace Natalie saat menghadiri Kopi Darat seluruh pengurus PSI 33 Kabupaten/Kota se Sumatera Utara (Sumut), di Hotel Garuda Citra, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Sabtu (7/11/2015).

Berawal dari rasa frustasi itulah, sambung Grace yang memotivasi mengumpulkan anak-anak muda yang belum terkontaminasi. Menurut Grace, untuk melakukan perubahan tidak mungkin dilakukan jika pilihannya adalah bergabung dengan partai-partai yang sudah ada.

"Kita justru bisa berharap menjadi agen perubahan. Dan kalau kita justru memutuskan untuk mendirikan partai politik, sendiri, ini merupakan pilihan menurut kami lebih mungkin ketimbang melakukan perubahan di sebuah partai yang establish (mapan). Karena di sana sudah ada kultur yang sudah tertanam dan sulit melakukan perubahan," tukasnya.

Sementara itu, disinggung niat mencalonkan diri pada Pemilu 2019 mendatang, Grace mengaku masih ingin fokus pada pembenahan internal partai. "Saya nggak, saya saat ini tidak," ujarnya.

Menurut Grace, perjuangan PSI saat ini adalah meloloskan partai dalam verifikasi dengan melengkapi seluruh struktur kepengurusan. Saat ini tercatat PSI telah berdiri di 34 provinsi, 514 kabupaten/kota, dan 50 persen kecamatan se Indonesia.

"Dan kami ingin lebih jauh dari itu, yakni, penuhi 100 persen di semua kecamatan," pungkas Grace. (BS-001)

Tags
PSI
beritaTerkait
Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara
Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta Jatuhkan Vonis Dalam Kasus Korupsi Koneksitas TWP AD
Drama di Menit Akhir, Persebaya Vs PSIS Selesai 1-1
Pemko Binjai Ikuti Peluncuran Indikator MCP Tahun 2025 Secara Virtual Bersama KPK RI
Pemko Medan Ikuti Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi MCP 2025
Hasil Liga 1: Akhiri Puasa Kemenangan, Persija Taklukkan PSIS 2-0
komentar
beritaTerbaru
hit tracker