Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Nomor Urut 2, Ramadhan Pohan dan Eddie Kusuma (REDI) berdialog dengan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Edi Suwandono untuk mengantisipasi serangan fajar (money politics) menjelang Pilkada Medan 2015.
Eddie menjelaskan kedatangannya bersama Ramadhan Pohan dan Tim Pemenangan untuk bersilaturahmi dan berkoordinasi terkait proses Pilkada Medan.
"Kami datang ke sini karena kami tidak mau melanggar hukum dalam proses pilkada. Kalau kami ingin melanggar hukum, kami tidak berani ke sini," ujar Eddie kepada Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Edi Suwandono didampingi Kasatintel AKP Amir Sinaga, di Mapolres Pelabuhan Belawan, Selasa (13/10/2015) sore.
Eddie mengatakan ada tiga daerah yang rawan menjadi sasaran serangan fajar yakni Medan Tembung, Medan Denai dan Medan Utara.
"Kami mohon bantuan Pak Kapolres untuk mengantisiapasi serangan fajar. Terus terang serangan fajar bukan di bagian kami. Kita ingin membangun pilkada yang bersih," jelas Eddie.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Pelabuhan Belawan mengatakan akan berkoordinasi dengan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Masalah serangan fajar, saya akan koordinasi dengan Panwaslih dan KPU. KPU seharusnya sebagai panitia sudah harus membaca masalah ini. Kita akan diskusikan agar tidak terjadi kecurangan. Polisi tidak bisa bertindak sendiri, karena yang di depan mengawasi pilkada adalah Panwaslih. Kita mau pilkada berjalan dengan adil dan kondusif." ungkap Edi. (BS-001)
Tags
beritaTerkait
komentar