Kamis, 14 Mei 2026

Duh, Wali Kota Medan Tak Diterge Kepling

Selasa, 24 Februari 2015 20:10 WIB
Duh, Wali Kota Medan Tak Diterge Kepling
Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin S didampingi Sekda Syaiful Bahri Lubis menyalami kepling. (Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com – Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin S sempat marah pada saat membuka kegiatan pembinaan mental, disiplin dan etos kerja kepala lingkungan (kepling) se-Kota Medan di  Lapangan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) di Jalan Setia Budi, Kecamatan Medan Helvetia, Selasa (24/2/2015). 

Ketika hendak menyampaikan arahan di atas podium, Wali Kota melihat banyak kepling keluar  dari barisan dan memilih duduk di bawah pohon untuk menghindari terik matahari. Wali Kota lantas menegur para kepling.

"Mengapa yang di bagian belakang itu pada duduk dan tidak ikut baris," tegur Wali Kota.

Meski sudah ditegur begitu namun masih banyak kepling yang tidak beranjak dari duduknya dan santai berteduh di bawah pohon. Dengan nada tinggi mantan Sekda Kota Medan itu kembali menegur. 

"Kegiatan yang kita laksanakan hari ini merupakan pembinaan mental, disiplin dan etos kerja seluruh kepling. Jadi mengapa ada kepling yang baris dan tidak baris hanya karena panas, berarti sudah tidak ada kebersamaan lagi. Saya berdiri disini juga kena panas," kata Wali Kota.

Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis sontak berdiri dari tempat duduknya dan langsung berlari menuju ke arah kepling yang masih duduk-duduk tersebut.  Kemudian Asisten Pemerintahan (Aspem) Musadat Naution, Kasatpol PP M Sofyan dan 21 camat ikut  berlari menyusul Sekda dari belakang.

Mereka selanjutnya minta kepling berdiri dan masuk barisan kembali. Untuk mencegah kepling duduk kembali di bawah pohon, Aspem, Kasatpol PP dan 21 camat berdiri di belakang. Setelah melihat tak ada lagi kepling yang duduk, barulah Wali Kota menyampaikan arahannya.

Dihadapan 2.001 kepling yang menghadiri kegiatan ini, Wali Kota mengatakan tujuan dilaksanakannya acara ini guna memperkuat karakter dan watak  yang harus dimiliki para kepling, guna menjalankan amanah dan kepercayaan masyarakat dengan penuh kesadaran, bersemangat dan bertanggung jawab.

Kemudian Wali Kota mengingatkan, kepling merupakan pelayan masyarakat. Artinya, semua yang dikerjakan harus difahami sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Namun sampai saat ini Wali Kota mengaku, masih mendengar keluhan dari masyarakat ada kepling  yang kurang mampu dan tidak responsif untuk mengakomodir kepentingan masyarakat.

Di samping itu tambah Wali Kota, masih ada kepling yang tidak berdomisili di lingkungan tempatnya tinggal. Akibatnya begitu masyarakat membutuhkan, mereka pun kesulitan menemui kepling yang  bersangkutan. Malah ada warga yang tidak kenal siapa keplingnya. Yang parahnya lagi, tidak jarang dilihat ketika kepling sedang membersihkan parit, warga justru nonton dari dalam rumahnya.

"Kondisi ini terjadi akibat kepling tidak bermasyarakat dengan masyarakatnya. Padahal kepling merupakan corong dari pemerintah kota dan pemimpin di lingkungannya. Seharusnya kepling mampu mengayomi dan menggerakkan modal sosial di lingkungannya masing-masing," ungkapnya.

Untuk itulah selesai kegiatan ini, Wali Kota berharap seluruh kepling yang mengikutinya mengalami perubahan, baik mental, disiplin dan etos kerja sehingga ke depannya  menjadi kepling yang lebih baik lagi. Karenanya, Wali kota tak ingin kegiatan ini menjadi seremomial.

"Jadi kegiatan ini harus ada output dan outcome-nya bagi kita smeua dengan wujud peningkatan pelayanan kepada masyarakat," harapnya.

Selanjutnya Wali Kota me-warning seluruh camat dan lurah yang hadir untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, ikhlas dan penuh tanggung jawab. Dia tidak ingin mendengar lagi ada camat yang menekan lurah, sebaliknya lurah menekan kepling sehingga akhirnya kepling terpaksa menekan masyarakat.

"Saya ingatkan hal seperti ini tidak terjadi lagi. Apabila ada lurah yang menekan kepling atau lurah ditekan camat, segera laporan kepada saya. Jadi saya minta bekerjalah dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab, serta layani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Sebab, kita ini semua merupakan pelayan masyarakat," ujarnya mengingatkan.

Pembukaan kegiatan ini ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Wali Kota didampingi Sekda dan Dandim 0201/BS Letkol Kav Setiawan Arismunandar kepada dua kepling mewakili seluruh kepling. Setelah itu Wali Kota bersilaturahmi dengan para kepling yang dilanjutkan nyanyi dan joget bersama dalam rangka membangun kebersamaan. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Tiga Instansi Pemko Tak Hadir, Rapat Pansus Kepling Dibatalkan
Walikota Medan Ancam Bawahannya yang Tersangkut Narkoba
PNS dan Kepling Pemko Medan Tanda Tangani Pakta Integritas Anti Narkoba
Kunjungi Kantor Imigrasi, Walikota Medan Tinjau Pelayanan
 Akhyar: Para Ibu Kalau Harga Beras Mahal Jangan Ngomel
Dzulmi Eldin :
komentar
beritaTerbaru
hit tracker