Rabu, 20 Mei 2026

DPRD Medan Minta PD Pasar Cari Sumber Dana Lain Bangun Pasar Jawa dan Pasar Kampung Lalang

Selasa, 02 September 2014 23:02 WIB
DPRD Medan Minta PD Pasar Cari Sumber Dana Lain Bangun Pasar Jawa dan Pasar Kampung Lalang
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Komisi C DPRD Kota Medan merekomendasikan kepada Perusahaan Daerah (PD) Pasar harus mencari sumber dana lain untuk  melanjutkan pembangunan Pasar Jawa dan Pasar Kampung Lalang.

"Apakah melalui bentuk swadaya pedagang atau dari yang lain, karena sumber dana PIP sampai sekarang belum jelas. Yang jelas, kedua pajak (pasa) tersebut harus dibangun," sebut Anggota Komisi C Muslim Maksum pada rapat pembahasan R-APBD Kota Medan TA 2015 di Gedung DPRD Medan, Selasa (2/9/2014).

Dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi C Abdul Rani bersama sejumlah anggota itu, Pemko Medan juga diminta mencari solusi secara arif dan bijaksana terhadap penempatan pedagang ikan di Pusat Pasar.

"Apakah tetap di tempatkan disitu, atau memanfaatkan eks terminal Jalan Bulan untuk penempatannya dengan tidak membebani APBD," sebut Muslim.

Anggota Komisi C lainnya, A Hie, meminta PD Pasar bersama Pemko Medan untuk bersikap tegas terhadap para pedagang kaki lima (PKL) pasca pedagang korban kebakaran kembali berjualan masuk ke dalam gedung Pasar Sukaramai yang baru.

"Jangan nanti pedagang sudah masuk, sementara PKL masih ada di jalanan, ini akan menjadi masalah lagi. Jadi, PKL Pasar Sukaramai harus steril ketika gedung sudah siap dan pedagang sudah berjualan di dalam gedung," tegas A Hie.

Anggota Komisi C lainnya, Irwanto Tampubolon, meminta PD Pasar membuat target membangun pajak yang refresentatif di Kota Medan, yakni pasar yang nyaman dan bersih, sehingga baik para pedagang maupun pembeli merasa betah berada di dalamnya.

"Artinya, ada semacam pilot project pajak yang bagus di Kota Medan," katanya.

Sebelumnya, Dirut PD Pasar Medan Benny Sihotang, menyampaikan pada TA 2015 pihaknya ditargetkan memberikan konstribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,5 miliar.

"Sebenarnya ini bisa dicapai kalau didukung PLN. Saat ini lantai III Pusat Pasar tidak jalan, karena kekurangan daya listrik. Jadi, berdasarkan hitung-hitungan, sampai akhir tahun kami bisa menberikan konstribusi antara Rp800 juta sampai Rp1 miliar kalau kondisi PLN masih begini," ungkap Benny.

Terkait Pasar Sukaramai, kata Benny, pihaknya sudah merencanakan pada 5 September 2014 akan membongkar kios penampungan sementara yang berada di badan jalan selama ini, tanggal 6 September para pedagang korban kebakaran yang berjumlah sekitar 634 pedagang sudah bisa berjualan.

"Paling lama 15 September, kita harapkan Walikota bisa meresmikannya," katanya. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak
Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan
Demo di Tengah Jalan, Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan Redam Emosi Pedagang Aksara
Lapak Terbakar, Pedagang Aksara Jualan di Pinggir Jalan
Tiga Instansi Pemko Tak Hadir, Rapat Pansus Kepling Dibatalkan
Anggota Komisi C DPRD Medan Setuju Pembentukan Pansus Aksara
komentar
beritaTerbaru
hit tracker