Kamis, 07 Mei 2026

Wagub Sumut Gelar Rapat Evaluasi Penanganan Gangguan Keamanan di Nias

Selasa, 08 Juli 2014 23:04 WIB
Wagub Sumut Gelar Rapat Evaluasi Penanganan Gangguan Keamanan di Nias
Wagub Sumut Erry Nuradi bersama perwakilan FKPD Sumut melakukan Rapat Evaluasi Rencana Aksi Tim Terpadu Penanganan Gangguan Keamanan Dalam Negeri Provinsi, Kabupaten/Kota se Kepuluan Nias di Wisma Wisma Soliga, Jalan Diponegoro, Gunungsitoli, Senin
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Nias, (beritasumut.com) – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Erry Nuradi menggelar Rapat Evaluasi Rencana Aksi Tim Terpadu Penanganan Gangguan Keamanan Dalam Negeri Provinsi, Kabupaten/Kota se Kepulauan Nias. Rapat tersebut dimaksudkan untuk mengetahui kesiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemko di Kepulauan Nias dalam mengantisipasi ancaman keamanan dalam pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang.

Acara berlangsung di Wisma Wisma Soliga, Jalan Diponegoro, Gunungsitoli, Senin (7/7/2014). Hadir sejumlah perwailan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut diantaranya Wakapolda Sumut Brigjen Pol Basaruddin, Kasdam I/BB Brigjen TNI Cucu Sumantri, Asintel Kejati Sumut Nanad Sigit, Kabagdal Ops Biro Ops Polda Sumut AKBP Hanung Triwiyoso, Pabandya Gal Sintel Kodam I/BB Letkol Inf Sahat Sinaga, Ketua KPU Sumut Mulia Banurea dan Ketua Bawaslu Sumut Syafrida Rasahan.

Selain itu, turut hadir Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu, Kapolres Nias AKBP J Permadi Wibowo, Sekda Kota Gunung Sitoli Edison Ziliwu, Sekda Nias Barat Zemi Gulo, Sekda Nias Utara HS Hulu dan seluruh Kepala Badan Kesbangpollinmas se Kepulauan Nias.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Pemerintah Daerah (Pemda) di Kepulaun Nias yakni Pemkab Nias, Nias Utara, Nias Barat dan Nias Selatan serta Pemko Gunungsitoli, melaporkan kondisi keamanan di daerah masing-masing.

“Alhamdulillah, sejauh ini belum ada ancaman keamananan yang dapat mengancam proses pencoblosan di Kepulauan Nias. Semoga semua pihak terus menjaga kekompakan dan harmoniasasi agar pelaksanaan Pilpres 9 Juli berlangsung lancar,” harap Erry.

Erry juga mengimbau pelaksana Pilpres yakni KPU dan Panwaslu Kabupaten selaku pengawas, terus menjalin koordinasi agar kondisi keamanan tetap kondusif.

“Begitu juga dengan aparat keamanan, baik Polri maupun TNI, akan terlibat aktif dalam pengamanan Pilpres, terutama di daerah rawan konflik. Mari kita jadikan Nias contoh yang baik dalam pelaksanaan pesta demokrasi,” ajak Erry.

Sementara Ketua KPU Sumut Mulia Banurea mengatakan, pihaknya tekah mengintruksikan kepada seluruk KPU Kabupaten/Kota se Kepulauan Nias untuk mendistribusikan logistik Pilpres pada Senin pagi, khusus untuk daerah yang jauh dengan medan relatif berat.

“Beberapa TPS tersebar di desa yang jauh dan sulit dijangkau kendaraan. Karena itu, KPU Kabupaten diharapkan segera mendistribusikan logistik Pilpres lebih awal. Tujuannya untuk mengantisipasi agar pelaksanaan pemilu berlangsung tepat pada waktu yang ditentukan,” sebut Mulia.

Ketua Bawaslu Sumut Syafrida Rasahan dalam rapat evaluasi tersebut menekankan kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan hasil hitungan cepat yang dilakukan oleh lembaga survei perolehan suara Pilpres 9 Juli nantinya. Hasil hitungan cepat tersebut jangan sampai memicu konflik horizontal di tengah masyarakat pendukung pasangan capres dan cawapres.

"Jangan terpancing dengan hasil hitungan cepat. Hasil pasti perolehan suara, resmi dari KPU, bukan dari lembaga survei," sebut Syafrida. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Transportasi Laut di Nias Selatan Kembali Beroperasi
Polda Sumut Ambil Alih Kasus Tiga Personel Polres Siantar Terlibat Sabu
Ketua Umum Yaperti Nias Lantik Rektor IKIP Gunungsitoli Periode 2016-2020
Kerugian dan Kerusakan Banjir dan Longsor di Jateng dan Sangihe Capai 302,37 Milyar Rupiah
Polda Sumut Masuk Lima Besar Polda yang Lamban Tangani Kasus
40 Laporan Ombudsman Mengendap Tiga Tahun di Polda Sumut
komentar
beritaTerbaru
hit tracker