Selasa, 13 Oktober 2026

Wagub Sumut Apresiasi Prestasi SMA Wahidin Sudirohusodo Medan

Senin, 26 Mei 2014 19:48 WIB
Wagub Sumut Apresiasi Prestasi SMA Wahidin Sudirohusodo Medan
Wagub Sumut Erry Nuradi berfoto bersama pengurus Yayasan Wahidin Sudirohusodo dan ratusan siswa usai melakukan kunjungan, Senin (26/5/2014). (Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Erry Nuradi menyatakan apresiasinya kepada SMA Wahidin Sudirohusodo yang kaya akan prestasi, diantaranya meraih juara nasional pra kualifikasi PON 17 di Yogyakarta. SMA Wahidin Sudirohusodo merupakan satu dari 6 sekolah berprestasi di Sumut.

Apresiasi tersebut disampaikan Wagub Tengku Erry Nuradi saat berkunjung ke SMA Wahidin Sudirohusodo, Jalan Yos Sudarso, Medan, Senin (26/5/2014).

Turut hadir dalam kunjungan itu Kepala Dinas Pendidikan Sumut Masri, Ketua Umum Badan Musyawarah Kepala Sekolah Swasta (BKSS) Sumut Suparno, Ketua Forum Pengawas Sumut Syafaruddin, Ketua Yayasan Wahidin Sudirohusodo Medan Rahman Batubara, Kepala SMA Wahidin Sudirohusodo Pelangi Wungu Wijaya, guru dan seribuan siswa Yayasan Wahidin Sudirohusodo.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Erry juga menyatakan kebanggaan atas prestasi siswa SMA Wahidin Sudirohusodo dalam bidang Ilmu dan Teknologi (Iptek) dengan menemukan kertas dari bahan keladi (talas) dan kertas amplas dari cangkang telur.

“Ini prestasi yang luar biasa. Jangan terus berbangga hati. Teruslah mengasah ilmu dan kreatifitas untuk menemukan hal yang baru lainnya. SMA Wahidin ke depan lebih meningkatkan prestasi untuk mengangkat marwah pendidikan di Sumut, nasional maupun internasional,” harap Erry.

Erry menegaskan, Indonesia membutuhkan generasi penerus bangsa yang berkualitas, menguasai teknologi serta SDM yang dapat memberikan solusi dari berbagai persoalan. Dengan begitu, Indonesia akan mampu bersaing dalam era globalisasi.

“Keilmuan juga harus dibarengi dengan budi pekerti (karakter), fikiran (intelektual), kesejatan jasmani dan rohani. Hal ini sesuai dengan cita-cita Bapak Pendidikan Nasional Ki Hajar Dewantoro,” ujar Erry.

Menurut Erry, ada tiga konsep dasar pendidikan karakter yang harus diterapkan di sekolah. Pertama, kesadaran sebagai manusia ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Konsep ini akan menumbuhkan rasa saling menyayangi sesama makhluk hingga terhindar dari dampak kekerasan, permusuhan dan anarkis. Kesadaran sebagai manusia sebagai ciptaan Tuhan juga akan menimbulkan kejujuran dan rasa optimisme.

Kedua, kesadaran keilmuan bertujuana membentuk budaya tradisi keilmuan (intelectual curiousity) yang mampu menimbulkan kreativitas dan inovasi di bidang keilmuan.

Ketiga, kesadaran akan cinta bangsa dan negara Indonesia yang diharapkan dapat memupuk rasa/jiwa nasionalisme yang kuat dan rasa memiliki yang tinggi. Oleh karenanya pendidikan karakter merupakan hal yang sangat penting.

“Implementasi pendidikan berkarakter tidak hanya diterapkan di ruang kelas, namun juga harus di lingkungan keluarga dan masyarakat luas. Ilmu yang kita dapat akan sia-sia tanpa perubahan karakater yang baik," jelas Erry.

Sementara Wakil Kepala SMA Wahidin Sudirohusodo Zainal Arifin mengatakan, Yayasan Wahidin Sudirohusodo terus mengalami perkembangan dengan jumlah siswa mencapai 6.000 orang, mulai dari tingkat TK, SD, SMP dan SMA. Pada pelaksanaan UN Tahun 2014 sebanyak 268 Siswa Kelas XII Dr Wahidin Sudirohusodo yang mengikuti Ujian Nasional.

"Kami bersyukur, pada pengumuman Tanggal 20 Mei 2014 yang lalu, siswa SMA Wahidin lulus 100 persen," ujar Zainal.

Zainal juga menyatakan, SMA Wahidin Sudirohusodo akan akan mengirim dua siswa berangkat ke Jakarta sebagai duta Sumut bidang penelitian dalam event Kompetisi Honda Best Student 2014 yang akan berlangsung pada 16-20 Juni 2014 mendatang.

“Kita semua berharap mereka dapat mengharumkan nama Sumatera Utara," tambah Zainal.

Dalam kesempatan tersebut, Zainal juga berharap Pemko Medan membangun sarana jalan menuju sekolah Wahidin Sudirohusodo yang tergenang banjir jika hujan turun. Selain itu, pihak sekolah juga berharap kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) membangun palang di lintasan kereta api yang melintasi jalan menuju sekolah.

“Perlintasan keretaapi tanpa palang tiap saat mengancam keselamatan siswa yang akan pergi dan pulang sekolah. Kami berharap segera dibangun palang agar tidak mengancam nyawa siswa,” harap Zainal.

Dalam kunjungannya, Erry juga menyempatkan diri menandatangani prasasti sebagai simbol peresmian Gedung Perpustakaan Wahidin Sudirohusodo dan meninjau sejumlah ruang kelas. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura
Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak
Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan
Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa
Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara
PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern
komentar
beritaTerbaru
hit tracker