Sabtu, 05 September 2026

Wagub Sumut Minta FKUB Berperan Sukseskan Pemilu 2014

Minggu, 03 November 2013 19:07 WIB
Wagub Sumut Minta FKUB Berperan Sukseskan Pemilu 2014
Ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi mengimbau Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumut berperan aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang.

Imbauan ini disampaikan Wagub Tengku Erry saat membuka Dialog Pemuka Agama Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 yang digelar FKUB Sumut di Inna Dharma Deli Hotel, Jalan Balaikota, Medan, Sabtu (2/11/2013). Hadir dalam dialog tersebut Ketua Umum FKUB Sumut DR H Maratua Simanjuntak, Humas Arifin Umar, tokoh lintas agama dan puluhan peserta.

Dalam sambutannya, Wagub juga berharap tokoh dan pemuka agama mengajak masyarakat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyalurkan hak suaranya guna mengantisipasi rendahnya tingkat kehadiran masyarakat ke TPS.

Erry menyebutkan, tingkat kehadiran calon pemilih ke TPS tergolong sangat rendah, baik dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada), Pilpres mau pun Pemilihan Legislatif (Pileg). Kondisi ini terjadi tidak hanya di Sumut namun juga di hampir daerah di Indonesia.

“Ada beberapa hal yang menjadi penyebabnya. Salah satunya adalah apatisme masyarakat terhadap calon pemimpin yang dinilai tidak akan membawa perubahan. Akibatnya, masyarakat enggan datang ke TPS menyalurkan hak suaranya,” ujar Erry.

Menurut Erry, masyarakat yang tidak datang ke TPS menyalurkan hak suaranya, tidak layak mengeluh atau kecewa dengan pemimpin atau kepala daerah yang terpilih. Karena ia tidak berpartisipasi dalam memilih pemimpin yang baik.

Kendati begitu, Erry juga mengingatkan masyarakat untuk menolak kebiasaan buruk calon pemimpin atau caleg yang suka memberikan materi, imbalan atau lain sebagainya dengan tujuan agar dipilih. Hal itu dapat merusak tatanan penjoblosan yakni Langsung, Bebas dan Rahasia (Luber) yang akhirnya mencederai demokrasi.

“Memilih calon pemimpin karena memberikan sesuatu, itu sama saja memilih pemimpin yang tidak baik. Padahal, di tangan pemimpin kita menggantungkan harapan perubahan dan masa depan,” sebut Erry.

Erry berharap, FKUB Sumuy berperan aktif dalam mensosialisasikan pemahaman proses Pemilukada, Pilpres dan Pileg kepada masyarakat luas. Selain itu, Erry juga mengimbau calon kepala daerah maupun caleg tidak menggunakan ayat-ayat yang terkandung dalam kitab suci dan simbol agama dalam berkampanye.

“Saya yakin, jika semua kalangan menjaga kondusifitas, proses pemilihan kepala daerah, Pilres dan Pileg akan berjalan lancar. Mari saling menjaga kondisi Sumut tetap aman,” harap Erry.

Sementara Ketum FKUB Sumut Maratua Simanjuntak mengatakan, lambang-lambang, simbol keagamaan dan kitab suci selayaknya tidak menjadi komoditas dalam berkampanye. Ajaran agama cukup menjadi anutan dalam menjalankan ibadah menurut kepercayaan masing-masing. Kitab suci juga layaknya sebagai panduan bermasyarakat, bukan untuk kepentingan politik.

“Pemuka agama adalah menjadi panutan ditiap agama masing-masing. Tokoh agama sangat berpengaruh dalam lingkungan masyarakat. Untuk itu, jangan sampai agama disalahgunakan,” harap Maratua. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Wakil MPR-RI Osman Sapta:Tugas Berat Erry Lanjutkan Perjuangan Kakaknya
Pangdam I/BB: Forkompimda Siap Dukung Erry Majukan Sumut
Erry Nuradi:Tolong Ingatkan Saya Jika Ada Hal yang Tak Benar
Erry Nuradi Gelar Syukuran di Rumah Dinas Gubsu
Erry Harus Prioritaskan Pelayanan Publik di Sumut
Pasca Dilantik, Erry Jangan Mau Disandera Kepentingan Elit-elit Tertentu
komentar
beritaTerbaru
hit tracker