Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Ribuan guru di Kota Medan menunggu janji Pemko Medan untuk membayar tunjangan sertifikasi bulan November dan Desember 2012 yang tertunggak. Mereka berharap agar janji 10 hari tersebut bisa ditepati oleh semua pihak.
"Pemko Medan sudah menjanjikan kepada guru untuk membayarkan terlebih dahulu tunjangan sertifikasi guru Tahun 2012 untuk guru SMK/SMA, TK dan guru yang unjukrasa lalu. Kita menunggu janji itu," ujar Wakil Ketua Forum Komunikasi Guru Sumatera Utara (FKGSU) Gokman Sianturi di Medan, Selasa (4/6/2013).
Dia menjelaskan, sesuai dengan janji Pemko Medan, beberapa hari lalu, dana tunjangan guru sertifikasi Tahun 2012 yang tersisa sebesar Rp20,5 miliar akan dibayarkan kepada guru SMA, SMK, TK dan guru yang ikut demo. Disebutkan, bahwa total guru itu sekitar 2.000 orang. "Kalau ditotal, ada sekitar 2.000 guru yang akan menerima dana sertifikasi Tahun 2012 itu. Jumlah itu terdiri atas guru SMA, SMK, TK dan guru yang tergabung dalam FKGSU," jelasnya.
Gokman juga mengatakan, para guru masih percaya dengan janji Pemko Medan tersebut. Karena itu, mereka menunggu waktu yang sudah dijanjikan. Tapi, kalau tidak dipenuhi, maka guru-guru dikatakan akan turun kembali ke lapangan. "Kita percaya kepada Pemko Medan. Kalau tidak ditepati, kita akan unjukrasa lagi. Tapi kita berharap agar hal itu tidak terjadi," ungkapnya.
Gokman menambahkan, untuk tunjangan sertifikasi triwulan pertama Tahun 2013 ini, sebagaian besar guru sudah mendapatkannya. Namun, guru-guru itu didominasi guru sekolah dasar. "Kalau untuk Tahun 2013 ini, sebagian besar sudah mendapatkannya. Itu guru-guru SD," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Parluhutan Hasibuan saat dikonfirmasi sekaitan dengan hal itu mengatakan pihaknya akan menepati janji dengan membayar tunjangan sertifikasi Tahun 2012 tersebut. "Data yang kita ajukan ke Pemko Medan sedang diproses. Mudah-mudahan prosesnya cepat selesai, sehingga tunjangan guru itu cepat dibayar," katanya singkat.
(BS-024)
Tags
beritaTerkait
komentar