Rabu, 27 Mei 2026

Misi Judo Sumut Kembalikan Era Kejayaan

Sabtu, 05 Desember 2015 15:31 WIB
Misi Judo Sumut Kembalikan Era Kejayaan
Istimewa
Misi judo Sumut kembalikan era kejayaan.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Judo di Sumatera Utara (Sumut) dalam kurun waktu Tahun 2000-an dikenal begitu perkasa. Nama-mana seperti Deni Zulfendri dan Wayan Sutikno kerap menjadi pendulang medali untuk Sumut, bahkan Indonesia.

Kini era keemasan itu perlahan sirna. Apalagi Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Sumut sudah setahun lamanya vakum. Hal itu diakui Deni Zulfendri yang mengatakan olahraga judo di Sumut saat ini jalan di tempat.

"Harus kita akui perkembangan judo di Sumut jalan di tempat. Kepengurusan provinsi sudah sejak Desember lalu habis, jadi masih pengcab Medan di bawah pimpinan Hugent yang berjalan. Misi mengembalikan kejayaan judo itu coba kami ambil perlahan untuk wakili pengprov sebelum kembali terbentuk," ujar Deni Zulfendri yang menjabat Kabid Binpres PJSI Medan ketika dihubungi, Sabtu (5/12/2015).

"Udah ada empat klub yang jalan, empat lagi sedang proses. Total atlet binaan mencapai 60 pejudo. Ke depan kita mau masuk ke sekolah-sekolah untuk penjaringan," ujar Deni yang juga pelatih judo Sumut.

Mantan pejudo nasional ini pernah membawa Sumut meraih emas bersama Wayan Sutikno di PON 2004 Palembang. Kala itu merupakan emas pertama Sumut untuk judo sejak 33 tahun lamanya.

Prestasi tersebut membuat nama Sumut diakuinya sampai sekarang masih mempunyai tempat tersendiri di kancah nasional.

"Artinya Sumut masih disegani untuk nasional. Lepas era saya, ada Riki Hamdani. Namun setelah era Riki, belum ada," ujar Deni.

Regenerasi saat ini tidak diimbangi dengan jam terbang yang baik. Itu menjadikan proses pembinaan sedikit terhalang.

"Ketiadaan atlet pendamping selama ini. Misalnya Riki berangkat dan yang lain tidak, jadi tidak ada jam terbang bagi yang tidak ikut," jelasnya.

Padahal, pejudo Sumut sudah begitu banyak namun perhatian pengprov minim. Tercatat, kelompok umur 6-25 tahun ada dibina dan dapat dikatakan lengkap.

"Judo yang di PPLP pastinya akan kita siapkan ke depannya untuk PON 2020. Nama-nama seperti M Iqbal Nasution, Wina Oktaviani, Nadia Sari, M Adiansyah, Fery, Nata Manulang saya kira akan matang bila dipersiapkan dari sekarang," pungkasnya yang tak mau Sumut tunduk dari provinsi lain yang saat ini dinilai terkuat untuk olahraha judo, seperti Jabar, DKI Jakarta dan Bali. (BS-030)

Tags
beritaTerkait
Pejudo Sumut Incar Emas
komentar
beritaTerbaru
hit tracker