Selasa, 26 Mei 2026

PSMS Medan Belum Optimal

Jumat, 28 Maret 2014 02:51 WIB
PSMS Medan Belum Optimal
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Kendati tidak tampil dengan kemampuan terbaik, PSMS Medan mampu menaklukkan Bank Sumut dengan skor telak 4-0. Pada laga uji coba di Stadion Kebun Bunga, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (27/3/2014), skuat besutan Kustiono itu “mengamuk” di babak kedua lewat Nico Malau dan Ainal Ikram yang masing-masing melesakkan dua gol.

Meski kalah telak, PS Bank Sumut sebenarnya tampil bagus di babak pertama. Mereka mampu mengimbangi permainan PSMS. Kustiono menurunkan formasi yang sedikit berbeda pada laga ini, terutama di sektor depan. Nico Malau yang selama ini jadi andalan, diparkir. Mahadi Rais pun jadi andalan bersama Ainal Ikram di sektor depan. Sayangnya, berbagai upaya Tim berjuluk Ayam Kinantan berhasil dimentahkan barisan pertahanan Bank Sumut yang cukup solid. Bank Sumut bukan tanpa peluang. Namun kans anak asuh Abdul Rahman itu berhasil dimentahkan penjaga gawang PSMS Guntur Pranoto.

Pada awal babak kedua, permainan tak kunjung berubah. Beberapa peluang yang didapat Mahadi dkk gagal membuahkan gol karena finishing yang kurang bagus. Karena itu, Kustiono menganjurkan skuatnya untuk memperbanyak shoot on goal guna memperbesar peluang karena pertahanan lawan cukup ketat.

Pada menit ke-55, Nico akhirnya dimasukkan menggantikan Mahadi Rais. Hasilnya, baru tampil 5 menit, Nico sudah mencetak gol. Sepakan tajamnya dari luar kotak penalti berhasil memperdaya penjaga gawang Bank Sumut.

Selepas gol itu, PSMS makin bersemangat. Berselang lima menit kemudian, Nico menunjukkan skillnya saat mencetak gol kedua bagi timnya. Dan Bank Sumut pun tak bisa bangkit lagi. Dua gol tambahan Ainal Ikram di menit ke-73 dan 85 memastikan kemenangan PSMS di Stadion Kebun Bunga yang jadi homebase tim Ayam Kinantan.

"Jika melihat skornya memang bagus, tapi eksperimen saya di babak pertama belum berjalan baik. Saya coba memainkan sesuatu yang berbeda di babak pertama, tanpa Nico Malau. Namun hasilnya belum maksimal," ungkap Kustiono kepada wartawan seusai pertandingan.

Ia mengakui peran Nico cukup sentral di timnya. Sebagai pemain berpengalaman, Nico tampil elegan sekaligus bisa menjadi motivator bagi rekan-rekannya. "Tapi kita perlu eksperimen. Tim ini tak boleh cuma bergantung dengan hanya satu pemain saja untuk memenangkan kompetisi," tegas mantan pelatih PSAP Sigli itu.

Kus mengakui PSMS belum tampil optimal terutama dari sisi teknis, pemain masih kurang bagus saat menghadapi gempuran lawan. Untuk itu, waktu sekira setengah bulan ke depan sebelum mengawali kompetisi,  ia akan coba mendapatkan sosok pengatur ritme permainan alias playmaker dan seorang libero. "Saya optimis sebelum 15 April, tim ini akan semakin baik," tegas Kustiono.

Jumat (28/3/2014) PSMS dijadwalkan menghadapi Dragon FC di Kebun Bunga dan Sabtu (29/3/2014) meladeni Gumarang FC di Stadion Teladan, Medan. (BS-030)

Tags
beritaTerkait
Legimin Raharjo dan Iksan Chan Motivasi Pemain Muda Akademi Sekolah Sepak Bola
PSMS vs PSPS Berakhir Imbang, Suporter Meraung di Stadion Utama Sumut
Drama Kartu Merah dan Kontroversi, PSMS Tumbang 1-2 vs Bekasi City
Rekor Kandang Bekasi City Dipertaruhkan, PSMS Siap Curi Poin
Daftar Peraih Penghargaan Individu dan Tim Liga 2 2024/2025
PSIM Promosi ke Liga 1, Tantang Bhayangkara FC di Final Liga 2
komentar
beritaTerbaru
hit tracker