Bawa Ekosistem Smart Home ke Medan, LG Rilis Deretan Perangkat Elektronik Berbasis AI
beritasumut.com Teknologi rumah pintar berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di Kota Medan semakin banyak. PT LG Ele
Tekno
Beritasumut.com-Bagi sebagian besar masyarakat, berobat ke Rumah Sakit (RS) tidak memandang apakah RS yang didatangi sudah terakreditasi ataupun belum. Yang diinginkan masyarakat adalah pelayanan terbaik saat ke RS tersebut.
"Untuk apa akreditasi kalau masih antri sampai tiga jam untuk mendapatkan obat. Yang perlu adalah pelayanannya bagus," ujar Adi (50) warga Tembung, saat antri mengambil obat di ruang tunggu RS Pirngadi, Selasa (14/06/2016).
Senada dengan Adi, beberapa pasien di rumah sakit milik Pemko Medan itu juga mengeluhkan soal pelayanan. Seperti yang disampaikan Ana, saat menjaga anaknya yang dirawat di salah satu ruangan di lantai tiga."Perawatnya juga ramahlah. Itu yang kita inginkan sebagai pasien," sebutnya.
Baca Juga:
Terpisah, pengamat kesehatan dr Umar Zein SpPD KPTI mengatakan, untuk akreditasi itu ada standard yang harus dipenuhi. Namun, pelayanan yang bagus sebenarnya tidak hanya tergantung akreditasi. "Cuma sekarang karena ada standard seperti SDM, pelayanan, sarana dan prasarana yang haru dipenuhi. Kalau masyarakat, yang perlu pelayanan, bukan akreditasi seperti dari sisi pelayanan SDM dan petugas lainnya," ujar Umar.
Menurutnya, pelayanan rumah sakit tidak hanya menyangkut dokter, petugas medis tetapi juga dari sisi keamanan, parkir dan lainnya. Ia mencontohkan rumah sakit di Malaysia, pelayanan non medis mereka unggul seperti menjemput pasien di bandara, mudahnya tempat untuk ronsen, adanya petugas yang mengantar.
Baca Juga:
"Masyarakat yang kesana, mungkin tidak tau rumah sakit itu sudah akreditasi. Jadi, pelayanan non medis menunjang betul, seperti mencari antrian, tidak lama menunggu obat, kalau disini bisa setengah hari untuk berobat jalan, Diperlukan suatu sistim dan sdm nya untuk memperpendek waktu yang diperlukan," katanya.
Jadi, menurut Umar lagi, sebenarnya akreditasi tidak serta merta memperbaiki pelayanan. Namun, ada faktor lain yaitu faktor non medis yaitu mudah mendapatkan tempat parkir, mudah mendapatkan info kemana kalau harus melakukan pemeriksaan sampai pengobatan. Juga faktor cleaning service, security."Jadi, tidak hanya faktor medis saja," tukasnya.
Karenanya, Umar berharap, adanya keseimbangan pelayanan medis dan non medis. "Akreditasi ok, satu syarat bagi rumah sakit.Hakikatnya, pelayanan itu memenuhi kebutuhan masyarakat dan petugas kesehatan," tandasnya.(BS03)
beritasumut.com Teknologi rumah pintar berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di Kota Medan semakin banyak. PT LG Ele
Tekno
Kabar kehilangan dokumen penting datang dari seorang pemuda asal Medan, Heri Kurniawan Panjaitan. Dokumen Transkrip Nilai Strata Satu (S1) m
Peristiwa
beritasumut.com Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara menyoroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah w
Ekonomi
Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Rabu (8/7/2026) sore menggerebek sarang narkoba di kawasan Sei Mencirim, Kabupaten Deli Serdang, yang t
Berita
Diduga PT Verena Multifinance dan Pan Pacifik Insurance Sabah mengabaikan dua kali annmaning (teguran) dari Pengadilan Negeri Medan terkait
Peristiwa
Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Sabtu (4/7/2026) pagi kembali membongkar upaya peredaran narkotika yang dikemas dalam vape, atau yang
Peristiwa
CitraLand Tanjung Morawa kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui Program Bedah Rumah bagi masyarakat di s
Berita
beritasumut.comKomandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Serti
Peristiwa
Putri Saraswati Dewi memohon dan berharap pihak Polrestabes Medan membebaskan suaminya (Roberto) yang saat ini masih ditahan. Ia menyatakan
Peristiwa
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara resmi menjalin kerja sama dengan Mogilev Branch of the Belarusian Chamber o
Ekonomi