Sabtu, 06 Juni 2026

Mahasiswi Asal Malaysia Dirampok dan Diancam Perkosa

Rabu, 21 Oktober 2015 21:42 WIB
Mahasiswi Asal Malaysia Dirampok dan Diancam Perkosa
Google
Ilustrasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Seorang mahasiswi asal Malaysia yang kuliah di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Medan, dirampok dan diancam diperkosa.

Informasi dihimpun, Selasa (20/10/2015) malam,  kejadian berawal saat korban NN hendak pulang ke kosnya di kawasan Jalan Setia Budi, Medan, usai nongkrong di Merdeka Walk, 11 Oktober 2015 sekira pukul 23.30 WIB. 

Korban lalu menyetop becak bermotor. Namun pelaku berinisial MS (27) bukannya mengantar korban pulang ke kos, tapi membawanya ke perkebunan kelapa sawit di Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. 

Pelaku lalu mengeluarkan pisau dan mengancam bunuh serta perkosa, jika korban tidak  menyerahkan harta bendanya. 

Korban yang ketakutan, lalu menyerahkan harta bendanya. Setelah merampok uang Rp350 ribu, handphone, tanda pengenal Malaysia, dan kartu ATM, pelaku lalu meninggalkan korban. 

Warga yang melihat korban, lalu  membawanya ke Mapolresta Medan dan membuat laporan. 

Petugas yang mendapat laporan itu, lalu menangkap pelaku di seputaran Lapangan Merdeka, Medan pada Senin (19/10/2015) malam. 

Kanitpidum Satreskrim Polresta Medan AKP Bayu Samara Putra ketika dikonfirmasi, mengatakan pihaknya tengah menyelidiki kasus ini. 

"Dari pengakuannya, betor yang digunakan pelaku merupakan kepunyaan abangnya. Pelaku kita amankan di tempat mangkalnya di seputaran Lapangan Merdeka. Pelaku merupakan pemain lama," pungkasnya. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
Baru Tiba di Medan, Warga Kisaran Dirampok di Pasar Petisah
Ingin Berjumpa Ahok, Ibu Dua Anak Ini Dirampok
Diperkosa Tetangga, Siswa SMP Kelas 2 di Namorambe Bunuh Diri Minum Racun
Niat Mau Cari Kerja, Gadis Belawan Disekap Pemuda Asal Perumnas Mandala
Muslim Minta 3 WNA Pelaku Pemerkosa Waiters Karaoke Star G Kembali Ditangkap
Duh, Siswi SMK Digilir 4 Pria di Medan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker