Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-FN (15) Warga Belawan bersama dengan ibunya, Sri (55), mendatangi Polsek Percut Seituan, Minggu (12/06/2016). FN yang masih berstatus siswi kelas II SMA ini datang untuk melaporkan kasus penyekapan dan pemerkosaan selama dua hari yang dilakukan seorang pemuda yang baru dikenalnya di kawasan Perumnas Mandala.
Di Polsek Percut Seituan, Sri mengungkapkan, perkenalan putrinya dengan pemuda inisial B (20) dari teman FN inisial WD. "Saat itu putri saya berniat berjualan monja sama temannya untuk cari uang beli baju lebaran. Tapi tiba-tiba temennya, WD menawarkan pekerjaan di Perumnas Mandala di tempat B yang bekerja sebagai operator warnet," ujar Sri.
Mendapat tawaran, FN yang kebetulan libu sekolah selama bulan puasa ini menyetujuinya. Bersama dengan WD, FN dari Belawan naik angkot menuju Perumnas Mandala. Sampai di tujuan, WD pun mengenalkan FN kepada B. Usai berkenalan, WD langsung meninggalkan FN bersama B."Saat itulah, B memaksa putri saya ini masuk ke kamarnya, sambil mengancam akan dibunuh. Putri saya sempat melawan, tapi karena diancam bunuh, putri saya tak berani melawan," seru Sri.
Selama dua hari, lanjut Sri, dari Selasa (7/6/2016) sampai Kamis (9/6/2016), putrinya disekap oleh B. Baru pada Kamis sorenya, FN di antar B di Jalan Aksara. Karena FN tidak mempunyai uang ongkos pulang ke Belawan, FN terpaksa menjual cincin seharga Rp 180 Ribu. "Dari hasil jual cincin itulah anak saya FN bisa pulang ke Belawan," terang Sri.(BS04)
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar